Pembangunan Jalan Tol Malang – Kepanjen Dipercepat untuk Konektivitas Destinasi Wisata Malang Selatan
Malang | Kabarmetronews.com – Jalan Tol Malang-Kepanjen yang membentang dari kawasan Kedungkandang (Kota Malang) hingga Kepanjen (Kabupaten Malang) diperkirakan membutuhkan nilai investasi sekitar Rp 10,7 triliun (di luar biaya pembebasan lahan)
Panjang dan rute tol ini memiliki bentang sepanjang 30 hingga 33 kilometer, melewati wilayah Kota Malang (Kedungkandang) hingga ke Kabupaten Malang.
Jalan tol ini wacananya dirancang memiliki tiga interchange utama yaitu di Pakisaji, Gondang Legi, dan Kepanjen. Simpang susun di Gondang Legi diproyeksikan menjadi akses krusial menuju jalur lintas selatan dan kawasan wisata pantai selatan.
Sementara, untuk tahapan review studi kelayakan (feasibility study) dan basic design tengah berjalan sementara proses pembebasan lahan ditargetkan dimulai pada tahun 2027.
Proyek tersebut diprioritaskan untuk mendorong pemerataan ekonomi, membuka akses kawasan industri, serta mempercepat konektivitas pariwisata di wilayah Malang Selatan.
Seperti yang di sampaikan oleh kepala DPUBM kabupaten Malang Khoirul Anam Isnaidi atau biasa disapa Oong tujuan utama pembangunan jalan tol adalah memperlancar mobilitas dan aksesibilitas, menekan biaya logistik distribusi barang dan jasa, serta mendorong pemerataan pembangunan. Jalan tol juga dirancang untuk memangkas waktu tempuh perjalanan, merangsang pertumbuhan ekonomi daerah, dan mengurangi kemacetan di jalan umum.
“Dan skala prioritas pembangunan jalan tol Malang – Kepanjen ini untuk mempercepat konektivitas destinasi wisata di wilayah Malang Selatan,” katanya.
Penulis : Djok