Mei 27, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Tiga Warisan Budaya Bangkalan Ditetapkan sebagai WBTb Nasional, Ketua TP PKK Apresiasi Pemilihan Cong Kene’ Bhing Ana’ 2025

Bangkalan | Kabarmetronews.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bangkalan, Lutfiyana Lukman Hakim, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Pemilihan Cong Kene’ Bhing Ana’ Tahun 2025 yang digelar di Gedung Serbaguna Rato Ebhu, Kamis (16/10/2025).

Kegiatan yang diikuti oleh 63 peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Bangkalan tersebut menjadi ajang bagi anak-anak usia 9 hingga 12 tahun untuk menampilkan bakat, pengetahuan, dan kecintaan mereka terhadap budaya lokal.

Setelah melalui proses seleksi, terpilih 10 pasang finalis yang terdiri dari 10 cebbing (putri) dan 10 kacong (putra) yang berhak atas sejumlah nominasi penghargaan.

Dalam sambutannya, Lutfiyana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan budaya daerah.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari empat pilar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, yaitu perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan.

“Acara ini menjadi bukti bahwa semangat pelestarian budaya terus hidup di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bangkalan berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya daerah,” ujarnya.

Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, Lutfiyana juga membawa kabar membanggakan bagi masyarakat Bangkalan. Berdasarkan hasil sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia pada 10 Oktober 2025, tiga unsur budaya khas Bangkalan resmi ditetapkan sebagai WBTb Nasional, yakni Batik Ghentongan Tanjung Bumi, Tongkos Bangkalan, dan Topeng Patengteng.

“Ini merupakan kado terindah bagi Kabupaten Bangkalan di usia yang ke-494 tahun. Semoga penetapan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya daerah,” ungkapnya.

Acara Pemilihan Cong Kene’ Bhing Ana’ 2025 menjadi bukti bahwa pelestarian budaya lokal dapat berjalan beriringan dengan pembinaan karakter anak-anak Bangkalan, sekaligus memperkuat jati diri generasi muda sebagai penerus kebanggaan daerah. (Arif).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *