Juli 23, 2024

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Ditahun 2022 Sudah 5 Jembatan Penghubung Antar Desa diKabupaten Malang Terealisasi

2 min read

MALANG | Kabarmetronews.com. Dalam mewujudkan komitmen kewarga diKabupaten Malang DPU Bina Marga kabupaten Malang tidak hanya fokus memelihara infrastruktur jalan saja terkait memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat tetapi akses lain juga penting dan sangar urgent yaitu pembangunan pengganti jembatan baru penghubung antar desa.Bika infrastruktur jalan memadai tetapi salah faktor pendukung infrastruktur lainnya seperti jembatan yang saling berkaitan tidak terpenuhi otomatis keseimbangan laju perekonomian didesa belum berjalan maksimal.Untuk tahun 2022 kemarin sebanyak 5 jembatan baru sudah dibangun dan sekaligus sudah diresmikan oleh bupati kabupaten Malang Sanusi.

Seperti yang dikatakan oleh Suwignyo PLT DPU Bina Marga kabupaten Malang kepada media kabar metro mengatakan,bahwa ditahun 2022 kemarin bina marga kabupaten Malang telah membangun jembatan baru penghubung antar desa sebanyak 5 titik yang tersebar di 5 kecatamatan,dengan dibangunnya jembatan tersebut adalah merupakan salah satu faktor utama yang sangat penting dalam meningkatkan laju perekonomian didesa,karena bila infrastruktur jalan sudah memadai tetapi jembatan penghubung tidak mendukung otomatis perekonomian didesa tidak bisa berjalan optimal.

Disampaikan juga oleh Suwignyo bahwa ditahun 2023 ini pihak PU Bina Marga kabupaten Malang juga akan membangun jembatan baru tetapi fokus didaerah yang terdampak pada bencana tahun kemarin yaitu sekitar 5 jembatan yang lokasinya didaerah Sidoasri,Sumawe,Gunung Tumo,lebakharjo dan Jabung yang muara sumbernya dari APBD ungkapnya.

Sementara itu untuk infrastruktur jalan menurut Suwignyo ditahun 2023 untuk pemeliharaan jalan ada sekitar 92 paket yang dilaksanakan oleh Dinas DPU Bina Marga Kab.Malang dan tersebar di wilayah kabupaten Malang.

“Semua itu sudah diprogramkan dan dianggar melalui dana APBD,paling tidak kami bisa melaksanakan pekerjaan ini yang jadi usulan dan permintaan dari warga setempat.” tukasnya.

Ditambahan oleh Suwignyo,”terkait nilai pagu dalam pekerjaan pemeliharaan jalan berbeda,itu disesuaikan dengan kebutuhan daerah setempat,ada yang nilainya 200 juta dan juga nilainya ada yang dibawahnya,” jelas pria yang pernah jadi Kabid PU Bina Marga.( Djok )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!