Juni 2, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Juragan Dapur MBG Bangkalan H. Subaidi Pastikan Kantongi Izin BGN dan SLHS, Uji Operasional Dimulai 5 Juni 2026

Bangkalan | Kabarmetronews.com – Komitmen mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali ditunjukkan Yayasan Laili Izzatul Faiqoh. Yayasan yang dipimpin H. Subaidi itu meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kamal 1 pada Minggu malam, 31 Mei 2026.

Dengan beroperasinya SPPG Kamal 1, jumlah dapur MBG yang telah dibangun dan dijalankan yayasan kini mencapai 11 unit di Kabupaten Bangkalan.

Peresmian berlangsung khidmat dengan rangkaian tasyakuran, doa bersama, dan ceramah agama. Acara ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pita oleh Ketua Yayasan Laili Izzatul Faiqoh yang didampingi sejumlah tokoh agama dan masyarakat setempat.

H. Subaidi mengatakan, kehadiran dapur MBG tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga diharapkan memberi dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

“Saya mengupayakan agar setiap kecamatan memiliki dapur MBG yang nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Subaidi.

SPPG Kamal 1 dijadwalkan mulai menjalani uji operasional pada Jumat, 5 Juni 2026, dengan kapasitas produksi sekitar 2.400 porsi makanan bergizi per hari.

Menanggapi pertanyaan terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), H. Subaidi memastikan seluruh persyaratan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN) akan segera dilengkapi.

“Saya pastikan seluruh dapur yang kami operasikan akan mengantongi izin operasional dan memenuhi standar kelayakan sebagaimana ketentuan yang ditetapkan BGN,” tegasnya.

Pria yang dikenal sebagai “juragan dapur MBG” di Bangkalan itu juga mengungkapkan, hingga saat ini jaringan dapur yang dikelolanya telah menyalurkan makanan bergizi gratis kepada sekitar 24.000 penerima manfaat.

Ia berpesan kepada seluruh kepala SPPG, tenaga akuntan, dan ahli gizi untuk terus menjaga kualitas makanan yang disajikan.

“Kualitas kesehatan makanan harus tetap dijaga. Selain itu, variasi menu perlu terus ditingkatkan agar para penerima manfaat tidak merasa bosan,” pungkasnya.

Dengan bertambahnya jumlah dapur MBG yang beroperasi, Yayasan Laili Izzatul Faiqoh optimistis program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar, dapat semakin menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah Kabupaten Bangkalan.

Penulis : Arif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *