Mei 28, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Pererat Silaturahmi, Ikatan Keluarga Santri PP Nurul Hidayah Adakan Halal Bihalal

SAMPANG | Kabarmetronews.com – Demi mempererat jalinan silaturahmi, alumni sama Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hidayah menggelar acara Halal Bihalal yang berlokasi di Desa Temoran, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur, Minggu (23/04/2023).

Dalam Halal Bihalal tersebut diselenggarakan setiap tahun tepatnya ke esokan Hari Raya Idul Fitri dengan tema “Gerakan Kembali ke Pondok Pesantren dalam Pemikiran, Perilaku dan Ubudiah yang mana kegiatan tersebut jadi rutinitas ketemu kangen antara alumni Putra-putri setiap tahun.

Ketua Panitia Halal Bihalal, Erfan dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada temen-teman alumnus yang telah berkenan hadir dalam acara yg di selenggarakan Oleh penitia alumnus yang seniir di pondok pesantren Nurul Hudayah.

Ditempat yang sama Ustad Ali Wafa mewakili semua alumni dalam sambutannya mengungkapkan, merasa bangga karena dirinya menjadi alumni Pondok Pesantren Nurul Hidayah.

“Saya merasa bangga punya guru seperti KH.Fanani dan saya ingat waktu ekonomi orang tua sulit, saya sempat mau berhenti di tengah jalan/berhenti mondok di Pesantren Nurul Hidayah,” ujarnya.

“Alhamdulilah, atas bimbingannya dan perkataan yang mana Ia (KH. Fanani, red) bilang akan menanggung semua biayanya. Jadi, saya tetap mondok di Pondok Pesantren Nurul Hidayah ini,” sambung Ali Wafa.

Ali Wafa juga mengatakan, dirinya selalu ingat perkataan dari istri KH. Fanani selalu menanyakan kalau belum makan. Oleh sebab itu dirinya sangat bangga menjadi alumni Pondok Pesantren Nurul Hidayah.

“Karena bimbingannya ilmu dari Pondok ini, saya dapat sampai punya santri di Surabaya juga santrinya KH. Fanani di kasih. Saya banggga menjadi murid dan mempunyai guru seperti KH. Fanani,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hidayah KH. Fanani meminta doa kepada semua alumnus. Ia juga menuturkan jika ingin seperti gurunya kalau ngaji mulai pagi sampai siang, tapi hingga saat ini masih belum bisa.

Selain itu Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hidayah juga menegaskan, kegiatan kali ini dirinya yang memberi tema Gerakan Kembali ke Pondok Pesantren Pemikiran, Perilaku dan Ubadiah karena hidup di dunia ini hanya sesaat.

“Beda dengan dulu di masa orang tua kita, kalau di masa orang tua kita iklas, sami’na waatokna terhadap kiyai (guru) . Jadi, saya memaksa kepada kalian anak nya di pondok kan kesini, kerena kalian santri saya, pondok ini bukan milik saya pribadi ini milik kalian tanggung jawab kalian juga untuk memajukakan Pondok Pesantren ini,” pungkas KH. Fanani. 

Penulis : Jai

Editor   : Redaksi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *