Juli 23, 2024

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Disporapar Kota Malang Hanya Menyediakan Area Lahan bagi Pedagang Pasar Wisata Vellodrom

2 min read

MALANG | Kabarmetronews.com – Dimusim yang ekstrim ini cuaca tidak bisa diprediksi kapan curah hujan turun, terkadang bisa pagi hari dan juga bisa sehari penuh tidak berhenti. Oleh sebab itu disarankan bagi pedagang PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berjualan dipasar wisata Vellodrom untuk kenyamanan berjualan harus swadaya sendiri memasang tenda.

Pasalnya, pihak Disporapar kota Malang hanya sekedar menyediakan area lahan berjualan dan selebihnya untuk tenda bisa koordinasi dengan paguyupan atau inisiatif sendiri secara swadaya.

Hal ini disampaikan oleh kepala Disporapar kota Malang Baihaqi S.Pd ,SE, M.Si melalui sekertaris Iwan Siswanto S.H,M.Hum saat dikonfirmasi dikantornya mengungkapkan bahwa pihak pedagang disekitar pasar wisata diVellodrom bisa koordinasi dengan paguyupan atau memasang tenda sendiri secara swadaya.

“Beberapa tenda yang sudah terpasang itu memang dikelola sendiri atau pedagang koordinasi dengan paguyuban,” ungkapnya, Jum’at (10/03/2023).

Lebih lanjut Iwan menuturkan, fasilitas yang tersedia di pasar Velodrom memang bila dikaji ada juga beberapa pedagang yang mengeluh terkait tempat.

Selain itu Sekretaris Disporapar mengatakan jika salah satu faktor utama adalah bila dipagi hari gerimis atau hujan secara global memang tidak berpengaruh signifikan kepada pedagang tetapi ada beberapa pedagang yang berjualan dengan retribusi yang sama tetapi tempat mereka belum memadai atau standar karena belum ada tenda terpasang.

“Terkait dengan retribusi memang sama nilainya baik pedagang yang ada tendanya maupun yang masih kosong, jadi itu tidak ada keterkaitan dengan retribusi,” imbuh Iwan.

“Sementara itu ditempat wahana mainan areanya kan beda dengan pedagang komersil. Alangkah baiknya tendanya memakai terpal dan tidak permanen jadi sewaktu-waktu bila ada kegiatan lain dipasar wisata vellodrom tersebut tidak menggangu aktifitas kegiatan lainnya,” sambung Iwan menyarankan.

Disinggung terkait PAD (Pendapatan Asli Daerah) menurut Iwan secara gak langsung pasar wisata vellodrom tersebut walaupun sepekan sekali setiap hari Minggu tetapi bisa menambah PAD.

Penulis : Joko

Editor   : Redaksi

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!