Gelar P5, SMAN 2 Bangkalan Angkat Tema Bhinneka Tunggal Ika dan Kewirausahaan
BANGKALAN | Kabarmetronews.com – SMAN 2 Bangkalan menggelar kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di lokasi sekolahan Jalan Soekarno Hatta 18, Kelurahan Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini merupakan program kokurikuler yang ditetapkan dalam kurikulum merdeka sebagai pembelajaran paradigma baru, Jum’at (17/11/2023) pagi.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X dan kelas XI dengan melibatkan guru sebagai koordinator dan fasilitator projek. Para peserta didik serius dalam mengikuti kegiatan ini karena mereka dilibatkan dalam penentuan rencana dan pelaksanaan projek.
Dikatakan Nur Kumala Sari Koordinator P5 pihak sekolahan mengambil dua tema yakni untuk kelas X dengan Bhinneka Tunggal Ika sedangkan untuk kelas XI mengambil tema kewirausahaan.
Selain itu guru perempuan yang akrab dipanggil Nunung menjelaskan bahwa untuk tema Bhinneka Tunggal Ika dirinya menampilkan kesenian tari tradisional yang diambil dari 12 daerah misalnya Jawa Timur, Bali, Betawi dan lainnya.
“Sementara untuk kerajinan tahun ini (2023) hanya ecoprint sedangkan tahun kemarin pembuatan mahar, buket dari bunga boneka dan makanan,” ujarnya.
“Untuk SMAN 2 Bangkalan yang ditonjolkan kerajinan dan pengelolaan bahan pangan diawal Semester 2 di bulan Januari sampai bulan Maret,” imbuh Nunung.
Ia juga menuturkan bahwa hasil karya/produk anak didiknya sementara dipasarkan di warga sekitar, kelas dan lingkungan sekolahan seharga Rp. 5.000 sampai dengan Rp. 10.000. Ia juga anak didiknya bisa lebih kreatif dan inovatif dengan adanya P5.
“Semoga dengan P5 ini anak-anak bisa lebih kreatif, lebih tahu kalau tema sekarang budaya-budaya yang ada karena temanya ada 7, sementara kita masih di tema ke lima,” kata Nunung yang juga merupakan Staff Kurikulum Mata Pelajaran.
Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SMAN 2 Bangkalan Jumali berharap dari kegiatan P5 yang mengambil tema Bhinneka Tunggal Ika agar anak didiknya lebih kreatif dan inovatif serta biar bisa mengenal tarian-tarian tradisional yang ada di Nusantara yakni dari Sabang sampai Merauke.
Sedangkan untuk tema Kewirausahaan yang fokus ke ecoprint Jumali berharap kepada anak didik harus lebih kreatif dan terbiasa bukan hanya dilingkungan sekolahan tetapi di rumah ataupun dimana saja. (@red).