Dinas Pendidikan Bangkalan Sukses Gelar O2SN 2025 Tingkat Kabupaten
Kabid Pembinaan SD Ali Yusri Purwanto.
Bangkalan | Kabarmetronews.com – Perhelatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Bangkalan resmi ditutup. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan ini berlangsung sukses dan meriah, dengan mempertandingkan lima cabang olahraga unggulan.
Kelima cabang olahraga tersebut meliputi bulu tangkis, renang, karate, pencak silat, dan kids atletik. Demi efisiensi dan kenyamanan peserta, pertandingan digelar di beberapa lokasi berbeda. Salah satu venue utama yaitu Alun-alun Kabupaten Bangkalan, tempat berlangsungnya cabang kids atletik yang menyedot perhatian masyarakat.
Kegiatan berlangsung padat dan tuntas dalam satu hari penuh. Namun, beberapa cabang olahraga telah dilombakan sehari sebelumnya, yaitu pada Selasa (27/05/2025). Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap waktu pelaksanaan yang padat dan teknis pengaturan tempat.
Ali Yusri Purwanto, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran kegiatan yang berlangsung lancar dan tertib dari awal hingga akhir.
“Alhamdulillah, di lima cabang olahraga ini bisa diselesaikan dengan baik. Dari setiap pemenang di masing-masing cabor nantinya akan mewakili Kabupaten Bangkalan di O2SN tingkat Provinsi,” ujarnya saat ditemui di kantornya usai penutupan kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan O2SN tingkat kabupaten, masing-masing kecamatan sudah diberi kesempatan untuk menggelar seleksi di tingkat lokal guna memilih atlet terbaik yang akan bertanding di ajang ini.
“Insyaallah, para pemenang di cabor ini adalah para atlet terbaik dari Kabupaten Bangkalan. Harapan kami tentu mereka bisa mengharumkan nama Bangkalan di tingkat provinsi, syukur-syukur bisa sampai ke tingkat nasional,” imbuhnya penuh optimisme.
Suksesnya kegiatan ini tidak lepas dari kontribusi dan kekompakan banyak pihak, mulai dari panitia pelaksana, para juri, guru pendamping, hingga seluruh peserta dari berbagai kecamatan yang tampil maksimal dan menjunjung tinggi sportivitas.
Yusri juga memaparkan bahwa proses penjaringan juri dilakukan jauh-jauh hari demi menjaga integritas dan kredibilitas hasil pertandingan. Semua juri diberikan kepercayaan penuh untuk melaksanakan tugas dengan prinsip fair play.
“Beberapa hari sebelum pelaksanaan, kita sudah kumpulkan para juri. Kita beri kepercayaan untuk bisa melaksanakan O2SN ini se-fair mungkin. Alhamdulillah, outputnya bisa seperti yang kita harapkan,” katanya.
Menariknya, agenda pembukaan yang awalnya direncanakan pada hari Selasa, akhirnya dilangsungkan pada hari Rabu karena Bupati Bangkalan berkenan membuka langsung acara tersebut. Hal ini membuat sebagian cabang olahraga dimulai lebih awal demi efektivitas jadwal.
Penutupan kegiatan dilaksanakan tepat pukul 14.30 WIB dan ditandai dengan berakhirnya pertandingan pencak silat yang berlangsung di kantor Wakil Bupati Bangkalan. Penutupan tersebut menjadi simbol rampungnya kegiatan O2SN tingkat Kabupaten Bangkalan tahun ini.
Selama dua hari sebelum pelaksanaan, panitia telah melakukan berbagai persiapan matang untuk memastikan semua aspek teknis berjalan lancar. Mulai dari koordinasi dengan juri, pengecekan lokasi lomba, hingga kesiapan kontingen dari masing-masing kecamatan.
Yusri menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melepas begitu saja para juara yang akan bertanding ke tingkat provinsi. Dinas Pendidikan akan memberikan dukungan lanjutan untuk meningkatkan kesiapan atlet, termasuk pelatihan dan pembinaan tambahan.
“Kami siap meng-cover segala kebutuhan pelatihan tambahan. Yang penting anak-anak ini siap untuk bersaing di tingkat provinsi. Target kami minimal Bangkalan bisa menorehkan prestasi lebih baik dari tahun sebelumnya, bahkan tembus ke nasional,” tegasnya.
Semangat membina atlet sejak dini menjadi komitmen utama Dinas Pendidikan Bangkalan. Lewat kegiatan O2SN ini, pemerintah berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh di bidang olahraga. (Arif).
