Mei 19, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

KPU Sampang Diduga tidak Netral MCS Bersama Forsa Hebat Gelar Audiensi 

Sampang | Kabarmetronews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang diduga tidak netral  Media Center Sakteh (MCS) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Sampang Hebat (Forsa) menggelar audiensi ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sampang, Madura Jawa Timur. Kamis, (32/10/2024).

Puluhan perwakilan  insan pres dan LSM menyuarakan netralitas Pemilukada Sampang tahun 2024 agar berjalan dengan lancar dan damai kondusif tidak ada keterpihakan pada salah satu pasangan calon (paslon).

Saat audiensi tersebut ditemui langsung oleh ketua KPU Sampang Aliyanto, beserta Komisioner yang lainnya, juga hadir dari Bakesbangpol Bambang beserta jajarannya, TNI dan Polri.

Ketua KPU Sampang,  Aliyanto dalam sambutanya terimakasih banyak atas kedatangan LSM dan Pers di KPU,  menurutnya semua juga menginginkan Pilkada Sampang berjalan dengan damai dan Slogan KPU “Akor Selanjengah”.

“Kami siap menerima masukan dari rekan rekan Lembaga juga rekan rekan Media Center Sakteh. Mohon dikoreksi dan di pertanyakan apabila ada temuan dan pelanggaran terkait Pemilukada, kami siap menerima laporan dan aduan dari warga masyarakat kabupaten Sampang dan kami siap menindak pelanggaran mulai dari hal hal yang kecil sedang dan berat akan tetapi harus jelas dengan datanya, dokumen, pelapor, dan yang dilaporkan kami bertugas dengan regulasi yang sudah ditetapkan PKPU yang ada,” ujar Ketua KPU Sampang.

KPU Sampang berharap kepada rekan-rekan semua yang hadir mari kita sukseskan Pemilukada Sampang ini berjalan dengan damai. Insyaallah kami beserta komisioner KPU Sampang akan bersikap dan menjadi penyelenggara yang Netral demi terwujudnya Slogan kami Akor Selanjengah,” jelasnya.

Dalam audiensi ketua Forsa Hebat Nur Hasan, menyampaikan dengan lantang terkait  poin poin penting kepada ketua KPU beserta komisionernya masalah adanya  kasus pelanggaran PPS di desa Malakah di laporkan karena bikin resah masyarakat Desa Malakah karena saat pileg banyak pelanggaran pelanggaran  sampai dalam hitungan ditingkat  PPK di hitung ulang di KPU dan pelanggaran tersebut di laporkan oleh tokoh masyarakat bernama Rosidi  ke bawaslu dan KPU dari awal kejadian sampai saat ini tidak ada tindakan dari pihak KPU dan Bawaslu selaku penyelenggara.

“Anehnya lagi di Pemilukada ini anggota PPS Desa Malakah tersebut di loloskan lagi, dengan kejadian tersebut kami nilai KPU tidak netral karena  sampai saat ini belum ada kejelasan dengan laporan tersebut dari pihak KPU sendiri, sedangkan pelapor dan yang dilaporkan sudah jelas dan laporannya sudah diserahkan ke penyelenggara akan tetapi masih belum ditindak,  jadi KPU kami duga tidak netral,” ucapnya.

“Kami minta ke KPU Sampang harus netral soalnya permasalahan se_kecil ini aja KPU tidak bisa menyelesaikan apalagi permasalahan besar, apabila pelanggaran PPS di desa malakah  tidak terselesaikan jangan harap Pemilukada Sampang ini berjalan dengan lancar dan damai, kalo ada kerusuhan dalam pemilukada ini KPU harus tanggung jawab,  kami akan mengawal bersama rekan rekan dan siap ada di garda terdepan,” kata Hasan dengan tegas.

Penulis : SJ

Editor   ; Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *