Juli 13, 2024

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Korwil Bidang Pendidikan Tanah Merah Bina GPAI untuk Tingkatkan Kemampuan Digital

2 min read

BANGKALAN | Kabarmetronews.com – Koordinator Wilayah Tanah Merah Mohammad Lutfi, M.Pd memberikan pengarahan dan bimbingan pada Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) se- kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan tentang aktivasi aplikasi EMIS dan SIAGA dalam workshop, yang diselenggarakan di UPTD SDN Dumajah 1, Sabtu (11/02/2023).

Dimana, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI yang bekerjasama dengan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII).

Turut hadir dalam acara pengawas PAI Rokib, S.Ag selaku narasumber untuk memberikan materi terkait fitur-fitur yang harus dimanfaatkan oleh GPAI dalam aplikasi SIAGA dan EMIS serta kewajibannya untuk menuntaskan tugas sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.

Dalam sambutannya ketua KKG PAI Tanah Merah Mohammad Juri memaparkan bahwa GPAI Tanah Merah akan terus berbenah dalam peningkatan kapasitas dan kompetensinya baik dalam hal akademik maupun skill digital yang dibutuhkan saat ini dengan cara mengadakan pendidikan dan latihan (diklat) terkait hal tersebut.

Sementara Korwil Pendidikan Tanah Merah Mohammad Lutfi menyambut baik dan memberi apresiasi atas niat baik KKG PAI Tanah Merah dan berjanji akan selalu hadir dalam acara-acara GPAI bila diperlukan.

“Saya berjanji akan selalu hadir jika diperlukan dalam setiap acara GPAI,” ujarnya.

Ditempat yang sama Pengawas PAI Rokib dalam materinya menyinggung terkait dengan kesiapan guru PAI dalam menghadapi dunia digital saat ini.

“GPAI harus selalu mengambil peran dalam kerja kerja digital saat ini, tidak sedikit produk digital GPAI yang telah diluncurkan mulai dari KTA AGPAI digital, Aplikasi AGPAI digital, PAI digital,” katanya.

“Kami berharap GPAI tidak kalah bersaing dengan guru-guru lain dalam hal memanfaatkan fasilitas digital yang disediakan oleh pemerintah,” sambung Rokib.

Kemudian, Ketua DPD AGPAI Bangkalan Maskur, S.Pd.I menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menuturkan bahwa eksistensi GPAI saat ini tidak boleh dipandang sebelah mata oleh pemkab setempat.

Lebih lanjut Maskur menegaskan jika guru-guru PAI juga bisa menorehkan prestasi membanggakan baik ditingkat regional maupun nasional.

“Saya sangat menyesal kepada kebijakan yang telah diambil oleh Pemkab Bangkalan terkait tambahan penghasilan (tamsil) yang dikecualikan untuk guru PAI,” tutur Maskur dengan tegas pada media ini.

“Seharysnya pemerintah peka terhadap aturan yang telah di undangkan oleh Permendikbud No. 4 Tahun 2022 tarkait dengan tamsil, bahwa dalam Permen tersebut tidak ada pengecualian, bahwa semua ASN non serta berhak mendapat tamsil termasuk juga ASN GPAI angkatan Pemkab. Dalam waktu dekat saya berjanji akan melakukan audiensi kepada pihak-pihak terkait untuk melurusan hal tersebut,” pungkasnya. (@red).

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!