Juli 23, 2024

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Kades dan Masyarakat Tambal Sulam Poros Kabupaten Secara Swadaya

2 min read

Bangkalan | Kabarmetronews.con – Kepala Desa (Kades) Sambiyan, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan bermodalkan keberaniannya dengan mengambil langkah untuk membela  rakyatnya  walaupun harus  menjadi taruhan jabatannya.

Hal ini perlu diapresiasikan bagi Kades yang satu ini. Pasalnya, tidak ada artinya jika seorang pemimpin kalau tidak punya ide dan gagasan untuk memajukan desanya serta mensejahterakan masyarakatnya dengan melakukan  memperbaiki sarana insprastruktur jembatan yang merupakan jalan kabupaten dan jalan poros bagi penghubung transportasi perekonomian warga 5 desa yang kurang lebih 5 tahun silam kondisinya sangat parah (rusak).

Menurut, Mungsirat, S.I.P yang dimana ingin menunjukan pengabdian terhadap masyarakatnya dalam membangun desa dengan bermodal kreaktif dan inovatifnya berusaha untuk mewujudkan dengan memperbaiki sarana yang sangat dibutuhkan oleh warga guna melancarkan perekonomian mereka.

“Kegiatan tambal sulam ini, sudah 3 hari kami kerjakan karena kurang perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Kami dulu pernah mengajukan untuk perbaikan jalan di sini (Kecamatan Konang, red) bahkan langsung ke bapak Bupati sendiri, namun sampai sekarang tidak ada tanggapan,” ungkapnya, Senin (03/10/2022) siang.

Selain itu dirinya (Mungsirat) mohon kepada Bupati Bangkalan atau menugaskan PU untuk segera ditangani, karena tanggapan tersebut tidak kunjung ditanggapi, terpaksa melakukan perbaikan jalan itu secara swadaya dengan warga sekitar.

Foto : Jalan poros Kabupaten yang dikerjakan secara swadaya

“Kebetulan juga disini ada tim pengaspalan dan Wales yang mengerjakannya, untuk anggaran itu dari dana amal-amal. Jadi, untuk bapak-bapak petinggi yang ada di Bangkalan mohon segera ditangani,” jelas Mungsirat saat ditemui di rumahnya.

“Di tahun 2021 kami mengajukan proposal, kebetulan waktu itu ada kunjungan Bupati di Konang dan Galis. Namun kata Bupati dananya belum ada (masih nunggu dana pinjaman),” lanjutnya.

Kades Sambiyan mengatakan bahwa sepengetahuan dirinya pihak Pemkab tidak pernah turun cek lokasi. Namun, kalau tanpa sepengetahuannya dirinya menegaskan tidak tahu.

“Kalau umpama tanpa sepengetahuan saya dari Pemkab untuk cek lokasi, saya tidak tahu. untuk anggaran swadaya itu sekitar sebesar Rp. 20 juta dan panjangnya sekitar 50 meter di dusun Sen Asen,” Kata Sirat menegaskan pada media ini.

“Sebenarnya inikan poros kabupaten, misalnya kalau ada Dewan yang ngomong ini kan DD itu salah besar mungkin barang kali anggota dewan waktu sekolah dulu hanya kejar paket. Jadi, kami berharap kepada Bupati Bangkalan untuk segera ditangani karena sudah banyak korban yang jatuh akibat jalan yang rusak itu,” pungkasnya.

Reporter : Ari/Takim/Arif
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!