Puskesmas Bangkalan Gandeng Fortuna Lab dan Klinik Mata KMU Gelar Skrining TBC di Kelurahan Pejagan, Target 150 Warga
Bangkalan | Kabarmetronews.com – Puskesmas Bangkalan kembali menggelar kegiatan Skrining Sistematis Tuberkulosis (STTB) di Kelurahan Pejagan, Senin [18/5/2026]. Kegiatan ini merupakan program inovasi untuk mempercepat deteksi dini kasus TBC di masyarakat sesuai strategi Kementerian Kesehatan RI.
“Kami hari ini melakukan kegiatan STTB di Kelurahan Pejagan yang bekerjasama dengan program TB Puskesmas Bangkalan. Program ini adalah strategi deteksi dini dari Kemenkes untuk menemukan kasus TBC di masyarakat, temukan, obati sampai sembuh,” ujar Kepala UPT Puskesmas Bangkalan, dr. Hj. Anastasia Mulyadi.
Pihak Puskesmas Bangkalan menyampaikan bahwa dalam kegiatan hari ini pihaknya juga mengundang Klinik Mata KMU sebagai mitra. Ia menjelaskan bahwa kerja sama pada kegiatan serupa dilakukan secara bergilir dengan sejumlah mitra, seperti KMU, EDC, dan RS Lukas.
Untuk layanan laboratorium, Puskesmas bekerja sama dengan Lab Fortuna yang sudah memiliki nota kesepahaman atau MoU. Kerja sama tersebut dilakukan karena Lab Fortuna memiliki peralatan yang belum dimiliki Puskesmas. Selain itu, pihak Puskesmas juga kadang menggandeng PMI terkait kegiatan donor darah.
“Kegiatan hari ini, kita juga mengundang klinik mata KMU. Misalnya, kalau ada kegiatan-kegiatan kadang gantian kerjasamanya dengan KMU, EDC, RS Lukas. Tapi kalau dengan Laboratorium nya kami bekerjasama dengan Lab Fortuna yang sudah Mou. Jadi, kita gandeng mereka karena mereka bisa bawa alatnya yang kita tidak punya dan kadang denga PMI terkait kegiatan donor darah,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini sudah berjalan untuk kedua kalinya dari rangkaian 11 desa yang ditargetkan. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Insyaallah, kami sudah melakukan sudah kedua kali dari beberapa kegiatan yang nantinya akan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Bangkalan. Waktunya berbeda-beda, kita menyesuaikan kondisi di lapangan khususnya di desa atau kelurahan yang kita tuju,” jelasnya.
Target peserta pada kegiatan di Pejagan mencapai 150 orang. Untuk mencapai target tersebut, Puskesmas menggandeng perangkat kelurahan, kader, dan masyarakat agar informasi tersebar luas.
“Mudah-mudahan sasaran yang kurang lebih 150 orang ini bisa dijangkau melalui kerjasama tim, kelurahan/desa dan informasi ini bisa tersebar melalui kader dan masyarakat. Sehingga nantinya perangkat desa bisa mengajak warganya untuk hadir,” tambahnya.
Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, foto rontgen, pembacaan hasil, hingga pemeriksaan laboratorium. Jika ditemukan pasien terduga TBC, penanganan dan pemberian obat akan langsung dilakukan.
“Kalau misalnya ada pasien-pasien yang diduga, kita bisa langsung eksekusi untuk diberikan penanganan untuk obat-obatannya,” kata Anastasia.
Hingga saat ini, antusiasme masyarakat terhadap program STTB dinilai tinggi. Pihak puskesmas berharap kegiatan ini bisa terus berjalan lancar di 9 desa lainnya.
“Alhamdulillah, yang sudah-sudah ini antusias dari masyarakat untuk sehat bersama-sama sangat besar sekali, sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar,” tutupnya.
Program STTB merupakan bagian dari upaya Puskesmas Bangkalan dalam mendukung target eliminasi TBC nasional tahun 2030.
Sementara, Lurah Pejagan, Abd Aziz, S.E menyampaikan bahwa kegiatan ini menyasar kelompok rentan dan masyarakat yang memiliki risiko penyakit tertentu.
Sasaran utama meliputi penderita diabetes melitus, gizi buruk, kontak serumah dan kontak erat penderita TBC, warga dengan keluhan batuk lama yang tidak kunjung sembuh, serta masyarakat yang menunjukkan gejala TBC.
“Melalui kegiatan STTB bersama Fortuna Lab ini, kami ingin mendeteksi dini penyakit tidak menular dan penyakit menular seperti TBC. Tujuannya agar masyarakat bisa segera mendapat penanganan sebelum kondisinya memburuk,” ujarnya.
Peserta yang ingin mengikuti kegiatan diminta membawa fotokopi KTP dan memakai pakaian tanpa aksesoris berbahan besi, magnet, atau kawat agar proses rontgen berjalan lancar.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan mendukung upaya eliminasi TBC di Kabupaten Bangkalan.
Penulis : Arif