Disdik Bangkalan Bantah Adanya Pemberitahuan Izin Study Banding dari Korwil Tragah
Bangkalan | Kabarmetronews.com – Sebuah dugaan penyimpangan penggunaan jam efektif sekolah terungkap di Kecamatan Tragah, Bangkalan. Sebanyak 20 operator pendidikan diduga melakukan kegiatan yang tidak berkaitan dengan kepentingan dinas pendidikan pada jam kerja.
Kegiatan tersebut diduga dilakukan tanpa izin dan pemberitahuan yang jelas kepada Dinas Pendidikan Bangkalan.
Menurut Koordinator Wilayah (Korwil) Tragah Haryadi, ia telah menginformasikan kegiatan study banding ke Dinas Pendidikan Bangkalan melalui telepon dan suratnya menyusul. Namun, pernyataan Haryadi ini dibantah oleh Kepala Bidang Pembinaan SD, Ali Yusri Purwanto.
Yusri menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerima pemberitahuan baik dari telepon maupun surat tentang kegiatan study banding tersebut.
“Karena dari korwilnya tidak ada pemberitahuan kami, jujur kami tidak paham dan tidak tahu dengan adanya study tour itu,” ungkap Yusri saat ditemui di ruangan kantornya, Rabu (28/05/2025) sore.
Kegiatan study banding yang dilakukan oleh operator se-kecamatan Tragah ke Batu tersebut dianggap tidak elok dan tidak benar karena dilakukan pada jam kerja efektif. Yusri menilai bahwa kegiatan tersebut dapat dilakukan di luar jam kerja atau pada hari libur.
“Maksud saya, jam kerjanya kita ini Senin sampai Sabtu mungkin dimaksimalkan di hari Minggu nya. Jadi, ketika tujuan mereka baik melakukan study banding itu mungkin bisa menambah agar memperkaya pengetahuan tentang tugas mereka sebagai operator akhirnya menjadi salah ketika tugas sebagai operator atau pendidik itu dilalaikan,” kata Yusri.
Yusri juga memastikan bahwa tidak ada laporan tentang kegiatan tersebut yang diterima oleh pihaknya.
“Nanti saya coba tanya ke pak Roni sebagai Plh kepala dinas mungkin saja Haryadi nya telefon ke pak Roni. Cuman biasanya, kalau terkait cukup lapornya ke saya nanti saya yang meneruskan ke pimpinan. Jadi, saya pastikan tidak ada ke saya,” sambung Yusri.
Dalam waktu dekat, Yusri akan memanggil Korwil Tragah untuk dimintai klarifikasi tentang kegiatan tersebut.
“Karena operator ini bagian dari anak buah korwil, tentunya dalam waktu dekat ini dinas akan memanggil korwil Tragah untuk klarifikasi ke kami,” kata Yusri.
Yusri juga mempertanyakan mengapa Korwil Tragah tidak menginformasikan kegiatan tersebut kepada Dinas Pendidikan Bangkalan.
“Pertanyaan kami kenapa korwil nya tidak menginfokan ke kami kok malah tahu dari teman-teman media, apapun itu acara tahunan tetap melapor itu apalagi aktifitas mereka dilakukan di jam efektif kerja,” pungkasnya.
Dinas Pendidikan Bangkalan akan melakukan klarifikasi lebih lanjut terkait kegiatan tersebut dan akan mengambil tindakan yang sesuai jika ditemukan adanya pelanggaran. (@red).