Mei 24, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Staf Puskesmas Tanjung Bumi Berikan Klarifikasi atas Keluhan Pelayanan Pasien

Bangkalan | Kabarmetronews.com – Puskesmas Tanjung Bumi menjadi sorotan beberapa hari terakhir ini karena berita tentang pelayanan kesehatan yang dianggap kurang memuaskan oleh pasien.

Menanggapi hal ini, salah satu staf Puskesmas Tanjung Bumi, inisial UH, memberikan klarifikasi untuk menjelaskan situasi yang sebenarnya.

Dalam klarifikasinya, UH menjelaskan bahwa sebenarnya ia sudah tidak lagi menangani pelayanan pendaftaran pasien. Namun, karena rekannya yang bertugas tidak memahami tentang kebidanan, UH diminta untuk menjelaskan kepada pasien tentang Trimester kehamilan.

“Sebenarnya yang menerima pasien tersebut bukan saya mas, saya sudah lepas dari pelayanan pendaftaran, namun karena teman saya ini tidak paham kebidanan tentang Trimester pertama, Trimester kedua dan Trimester ketiga, akhirnya saya diminta untuk menjelaskan,” ungkap UH dalam keterangannya, Minggu (11/05/2025).

UH juga menjelaskan bahwa pasien tidak mengetahui usia kehamilannya, sehingga UH hanya menjelaskan bahwa jika hasil USG menunjukkan pasien berada di trimester 2, maka dikenakan biaya karena tidak bisa diklaim ke BPJS.

“Karena pasien ini tidak mengetahui usia kehamilannya sehingga saya hanya menjelaskan kepada pasien, nanti kalau semisal didalam hasil USG nya masuk Trimester 2 nanti berbayar ya karena tidak bisa diklaim ke BPJS,” ucapnya.

Selain itu UH memberikan klarifikasi mengenai momen di mana ia terlihat sedang mengunyah makanan. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut sudah terlepas dari tanggung jawab pelayanan yang diembannya.

“Waktu itu saya memang sedang makan keripik, tapi itu saya sudah lepas dari pelayanan, dan posisi saya sedang berada diluar ruang pendaftaran,” imbuhnya.

UH berharap klarifikasi ini bisa memberikan pemahaman yang lebih baik kepada publik mengenai situasi yang terjadi.

“Dengan klarifikasi ini, saya berharap dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang situasi yang sebenarnya terjadi di Puskesmas Tanjung Bumi,” tutupnya.

Penulis : Aris

Editor   : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *