Sehat Bugar Masyarakat Usia Produktif Melalui Skrining dan Pemeriksaan Kesehatan oleh Puskesmas Blega
Bangkalan | Kabarmetronews.com – Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi ancaman serius, menjadi salah satu penyebab utama kematian global. Dengan meningkatnya kasus PTM, masyarakat dan pemerintah dihadapkan pada tantangan besar, baik dari segi biaya maupun teknologi dalam penanganannya.
Salah satu kebijakan pengendalian PTM saat ini adalah melalui Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM berbasis masyarakat dengan melakukan deteksi dini.
Kepala Puskesmas Blega Drg.Siti Safitri Mulita menjelaskan, meskipun sudah dilaksanakan Posbindu PTM tiap satu bulan sekali di desa ternyata masih belum mencapai target sasaran. Hal ini dikarenakan masyarakat kurang paham tentang pentingnya Posbindu.
“Petugas melakukan Posbindu dengan jadwal yang tidak rutin disetiap bulannya, Sarana dan Prasarana untuk kegiatan Posbindu kurang lengkap karena beberapa Desa belum didukung oleh Dana Desa, selain itu juga dipengaruhi oleh letak Posbindu bagi sebagian masyarakat yang terlalu jauh sehingga tidak bisa dijangkau,” jelas Safitri Sapaan akrabnya pada Media ini, Kamis (12/12/2024).
Menurutnya, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan cakupan deteksi dini pada usia produktif salah satunya dengan melakukan deteksi dini pada semua dusun di setiap Desa, meningkatkan frekuensi penyuluhan pada masyarakat, melakukan pendekatan pada Aparatur Desa agar kegiatan Posbindu dapat dibantu oleh Dana Desa, serta Petugas menyepakati jadwal Posbindu yang akan dilakukan setiap bulan dengan Masyarakat.
“Kegiatan skrining dan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin di setiap Dusun di Setiap Desa di wilayah kerja Puskesmas Blega
Berdasarkan target sasaran skrining usia produktif sebesar 33.989 jiwa, hasil setelah dilakukan sebesar 33.649 jiwa ( 99% ) ada peningkatan sebesar 50% dari tahun lalu,” pungkasnya.
Penulis : Aris
Editor : Redaksi