Ramadhan Sananta Pulang ke Persebaya, Bernardo Tavares Punya Misi Khusus: Kembalikan Ketajaman Super League
Surabaya | Kabarmetronews.com – Kedatangan Ramadhan Sananta ke Persebaya membawa optimisme baru bagi lini depan Bajul Ijo. Transfer ini bukan sekadar menambah amunisi, tapi juga reuni penting antara sang penyerang dengan pelatih yang pernah mengorbitkannya: Bernardo Tavares.
Persebaya berhasil mengamankan tanda tangan Sananta setelah penyerang Timnas Indonesia itu mengakhiri kebersamaannya dengan DPMM FC. Pemain 23 tahun tersebut merapat ke Surabaya dengan status bebas transfer usai menjalani satu musim di Liga Malaysia.
*Reuni Penuh Cerita dengan Coach Tavares*
Kehadiran Sananta mempertemukannya kembali dengan sosok kunci dalam perkembangan kariernya. Keduanya pernah bekerja sama saat membela PSM Makassar dan menjadi bagian penting perjalanan Juku Eja menjuarai Liga 1 musim 2022/23.
Bagi Coach Tavares, Sananta adalah bukti nyata progres pemain muda di bawah arahannya.
“Ramadhan Sananta adalah pemain yang berkembang pesat saat bekerja bersama saya di PSM Makassar. Ketika pertama kali datang, namanya belum banyak dikenal. Namun, seiring waktu ia mampu menunjukkan kualitasnya hingga menembus Timnas Indonesia,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Musim 2022/23 memang jadi periode emas Sananta. Bersama PSM ia tampil tajam dengan 11 gol dari 24 pertandingan. Kontribusi itu menjadikannya salah satu penyerang lokal paling produktif dan membantu PSM mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara Liga 1.
Meski perjalanan Sananta di Liga Malaysia tidak semulus harapan, Tavares tetap yakin kualitas anak asuhnya belum hilang. Menurutnya, satu periode kurang ideal tidak membuat pemain kehilangan kemampuan.
“Saya percaya Sananta bisa tampil lebih baik lagi. Dia adalah pemain lokal, pemain tim nasional, dan jika berada dalam kondisi terbaiknya, dia mampu memberikan dampak besar bagi tim. Itulah yang kami harapkan darinya di Persebaya,” tegasnya.
Pelatih 46 tahun itu menilai Persebaya punya tanggung jawab membantu Sananta mengeluarkan seluruh potensinya. Sebaliknya, Sananta diharapkan memberi kontribusi maksimal demi target tim di Super League 2026/27.
“Kami memahami karakter dan kualitas yang ia miliki. Sekarang tugas kami adalah membantunya kembali mengeluarkan kemampuan terbaiknya, sementara dia juga harus membantu tim mencapai target yang sudah ditetapkan,” terangnya.
*Sananta Antusias Reuni dengan Tavares*
Sananta sendiri menyambut antusias kesempatan kembali bekerja sama dengan pelatih yang pernah memberinya kepercayaan besar.
“Kehadiran Coach Bernardo Tavares juga menjadi salah satu faktor penting. Beliau adalah pelatih yang pernah membantu perkembangan karier saya dan memberikan kepercayaan besar kepada saya,” ujar penyerang dengan 18 caps Timnas Indonesia itu.
Ia mengaku banyak belajar dari metode kepelatihan Tavares, baik teknis maupun mental bertanding.
“Coach Tavares memiliki peran yang sangat besar dalam perjalanan karier saya. Beliau memahami karakter pemain dengan baik, selalu memberikan motivasi, dan membantu saya bermain lebih efektif. Saya merasa banyak berkembang berkat arahan beliau,” tambahnya.
Dengan chemistry yang sudah terbangun sejak PSM Makassar, Persebaya berharap duet Sananta–Tavares kembali jadi senjata tajam Bajul Ijo di kompetisi musim depan.
Penulis : Arif