Ketua Komisi II DPRD Tanjabbar Tinjau Pasar Murah, Warga Keluhkan Harga Kebutuhan Pokok
Tanjab Barat | Kabarmetronews.com – Suasana Terminal Dalam Kota Kuala Tungkal tampak lebih ramai dari biasanya, Sabtu (11/4/2026) Ratusan warga memadati lokasi operasi pasar murah yang digelar untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasaran.
Di tengah keramaian itu, Ketua Komisi II DPRD Tanjung Jabung Barat, Syufrayogi Syaiful, terlihat turun langsung meninjau jalannya kegiatan. Ia berjalan menyusuri lapak, berbincang dengan warga, hingga sesekali memantau distribusi bahan kebutuhan pokok.
Tidak sedikit warga yang memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan keluhan. Harga sembako yang terus merangkak naik dalam beberapa waktu terakhir menjadi persoalan utama yang disampaikan kepada politisi tersebut.
Kami datang dari pagi supaya kebagian. Harga di luar sekarang mahal,” ujar salah satu warga yang mengantre.
Pasar murah yang diinisiasi Partai Golkar Tanjung Jabung Barat itu memang diserbu masyarakat sejak pagi. Beras, gula, minyak goreng, hingga telur menjadi komoditas yang paling banyak diburu.
Syufrayogi mengatakan, kehadirannya di lokasi bukan sekadar memantau kegiatan, tetapi juga memastikan program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurutnya, tekanan ekonomi akibat kenaikan harga bahan pokok tidak hanya dirasakan di tingkat nasional, tetapi juga berdampak nyata di daerah. Kondisi itu, kata dia, ikut menekan daya beli masyarakat.
Karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan bisa sedikit membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.
Selain Syufrayogi, sejumlah anggota DPRD dari fraksi yang sama juga tampak hadir, termasuk Dedi Hadi dari daerah pemilihan Betara Kuala Betara. Kehadiran para legislator ini dinilai memperkuat upaya bersama dalam merespons kondisi ekonomi masyarakat.
Di lapangan, distribusi bahan pokok terpantau berjalan tertib meski sempat terjadi antrean panjang. Petugas terlihat mengatur jalur pembelian untuk menghindari penumpukan warga.
Kegiatan pasar murah ini menjadi salah satu cara yang ditempuh untuk menjaga keterjangkauan harga di tengah fluktuasi pasar. Namun demikian, warga berharap kegiatan serupa bisa dilakukan lebih sering dan menjangkau lebih banyak wilayah.
Menutup kegiatan, Syufrayogi menyampaikan harapannya agar program tersebut tidak hanya bersifat sesaat, tetapi bisa menjadi bagian dari solusi berkelanjutan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah. (Purwanto).