Mei 30, 2024

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

RSUD Syamrabu Bangkalan Kini Miliki Unit Transfusi Darah

2 min read

Bangkalan | Kabarmetronews.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kali ini RSUD plat merah itu membuka unit layanan baru, yakni unit transfusi darah (UTD).

Selain itu RSUD Syamrabu juga merapkan inovasi pneumatic tube dalam pengujian sampel darah pasien di laboratoium patoligi klinik. Penerapan layanan dan inovasi baru tersebut dilaunching langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan Dr Arief M Edie, Selasa (14/5/2024).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan untaian bunga oleh Pj Bupati didampingi Direktur RSUD Syamrabu dr Farhat Suryaningrat dan Sekda Bangkalan Taufan Zairinsjah. Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan ruangan UTD dan laboratoium patoligi klinik yang menjadi tempat diterapkannya pneumatic tube.

Direktur RSUD Syamrabu Farhat Surya Ningrat menjelaskan, biasanya sampel darah diantarkan keluarga pasien dari ruang unit gawat darurat (UGD) ke lantai dua. Setelah diterapkanya pneumatic tube, keluarga pasien tidak perlu mengantarkan sampel darah. Karena sampel darah yang diambil bisa langsung di kirim melalui pneumatic tube.

”Dengan inovasi ini akan meminimalisir potensi adanya kesalahan sampel darah pasien dan sterilitas sampel, sehingga lebih efektif dan efisien. Proses pengujiannya bisa lebih cepat, dan dari segi keamanannya lebih baik dan terukur,” ujarnya.

Sedangkan layanan UTD dihadirkan untuk menambah jangkauan layanan kepada masyarakat. Apalagi, angka kebutuhan darah di RSUD Syamrabu sangat tinggi. Sementara di stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) terkedang kosong.

”Dengan adanya UTD ini, keluarga pasien bisa langsung donor darah disini. Layanan UTD di rumah sakit milik daerah di Madura baru pertama di RSUD Syamrabu. Sedangkan di Jawa Timur masih sangat sedikit rumah sakit memiliki UTD sendiri,” sambungnya.

Sementara Pj Bupati Bangkalan Arief M Edie menjelaskan, RSUD Syamrabu sudah berstatus badan layanan umum daerah (BLUD). Pendapatan yang diperoleh bisa digunakan langsung untuk peningkatan layanan kepada masyarakat.

”Salah satunya dengan menghadirkan UTD dan pneumatic tube. Sarana di laboratorium patologi klinik semakin canggih dengan diterapkannya pneumatic tube. Bahkan sudah setara dengan rumah sakit tipe A RSUD dr Soetomo Surabaya. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir soal uji laboratorium di RSUD ini. Kita juga sudah canggih,” tegasnya.

Namun yang perlu diingat menurut Pj Bupati dengan adanya penambahan inovasi layanan dan penggunaan alat yang canggih harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan bagi masyarakat. (@red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!