Juni 10, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Remaja Putri Jadi Korban Dugaan Penipuan dan Penggelapan Sepeda Motor, Ayah Lapor Polisi

 

Foto: Sodik orang tua korban penipuan dan penggelapan menunjukan surat tanda bukti LP/Aduan Masyarakat dari Polres Bangkalan. 

Bangkalan | Kabarmetronews.com – Terlena rayuan dan janji manis pria bernama Candra warga Surabaya, remaja putri berinisial IN (18) warga Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan akhirnya kehilangan barang berharga dan motor kesayangannya Honda Vario.

Mengetahui putrinya jadi korban penipuan dan penggelapan, Sodik orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bangkalan.

Laporan Polisi (LP)/aduan masyarakat ayah korban diterima oleh Tim Penyidik Tipidkor dengan Nomor LPM/85/SATRESKRIM/III/2024/SPKT/POLRES BANGKALAN.

Sodik menjelaskan kronologi kejadian putrinya menjadi korban penipuan dan penggelapan terjadi pada hari Jum’at (15/03) pukul 17.00 WIB, IN minta izin untuk buka bersama dengan pelaku di sebuah warung penyetan di Bangkalan Kota.

Selanjutnya ayah IN memaparkan setelah mendapat izin, si korban berangkat ke tempat yang sudah dijanjikan dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol M 3841 IH, No Ka: MH 1KF0110PK459696, No Sin: JKF01E1459611.

“Anak saya itu baru kenal dengan yang namanya Candra, kata si Candra itu orang Surabaya dan baru kenal di medsos sebulan lalu,” jelas Sodik saat dimintai keterangan di Polres Bangkalan, Sabtu (16/03/2024) siang.

Foto: Sodik saat di SPKT Polres Bangkalan

Lebih lanjut Sodik menuturkan, selesai bukber, Candra minta tolong agar diantarkan ke pertigaan Tangkel untuk naik Bus menuju Surabaya. Sesampainya disana di sekitar warung bebek Seroja, IN diminta turun sebentar oleh Candra. Namun setelah Bunga turun, sepeda motornya langsung dibawa kabur oleh Candra meninggalkan IN di pinggir jalan seorang diri dengan kondisi menangis dan rasa ketakutan.

“Waktu itu saya ditelpon Bunga untuk menjemputnya, dan secepatnya saya berangkat kesana. Alhamdulillah saya melihat anak saya selamat meskipun kelihatan sangat ketakutan sambil menangis,” katanya.

Setelah ditanya identitas lengkap pelaku, Sodik mengaku tidak memilikinya. Dirinya hanya nomer telpon yang pernah chatingan dengan anaknya 0895600904100, tapi sudah gak aktif.

Ia juga berharap pihak yang berwajib segera bisa mengungkap dan mengamankan pelaku yang telah menipu dan menggelapkan sepeda motor putrinya serta sepeda motornya bisa kembali. Ia juga yakin bahwa Polres Bangkalan bekerja secara profesional dan segera mengungkap kasus tersebut.

“Saya berharap dengan kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi anak saya agar ke depannya lebih hati-hati dalam bergaul, dan saya juga berharap pihak kepolisian (Polres Bangkalan, red) dapat segera mengungkap pelakunya,” pungkasnya. (@red).

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *