Dugaan Pungli Pengadaan Banner, DP akan Surati Plt Kadisdik Bangkalan
BANGKALAN | Kabarmetronews.com – Dugaan pungli pengadaan banner HUT RI ke-78 di ruang lingkup Dinas Pendidikan Bangkalan, dengan adanya kejadian itu Ketua Dewan Pendidikan (DP) setempat Abdullah memberikan tanggapan.
Menurut Abdullah, dengan adanya pungli banner yang dilakukan oleh dinas pendidikan tidak sesuai dengan statement Plt Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan yang tegak lurus.
“Plt Kadisdik ini kan menyampaikan tegak lurus, kami sendiri pun juga tidak paham yang dimaksud tegak lurus, maka timbullah beberapa pertanyaan dan temuan, maka nanti kami juga akan bersurat dan mau bertemulah dan konfirmasi kepada kepala dinas terkait dengan persoalan-persoalan ini supaya tidak terulang kembali,” ujarnya, Selasa (29/08/2023) siang.
Dengan adanya pungli tersebut, Ketua Dewan Pendidikan Bangkalan mengaku bahwa dirinya baru mendengar permasalahan itu. Ia juga menegaskan akan melakukan analisa persoalan pungli pengadaan pungli banner.
“Ini kami baru dengar ya, memang selama ini kami mengawasi betul supaya dana sekolah ini benar-benar untuk sekolah tidak untuk kemana-mana, kalau misal ada temuan ini tentunya kami dengan masukan teman-teman, kita akan analisa itu dan kemudian kita rekomendasikan kepada pemerintah daerah supaya hal-hal yang kayak gini tidak terjadi lagi,” kata Abdullah menegaskan.
Sebelumnya diakui oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Kamal mengenai pengadaan banner yang dikondisikan oleh disdik bangkalan.
“Saya mengambil dari Bangkalan disuruh menyebarkan ke sekolah, tidak ada penjualan,” ujar Haryadi.
Namun dugaan Pungli tersebut dikuatkan setelah adanya pengakuan dari Kabag Umum Disdik Bangkalan atas perintah dari atasannya yakni Sekretaris Disdik dengan meminta dana partisipasi pada setiap lembaga sekolah melalui masing-masing korwil.
“Kita tidak punya anggaran, makanya kita meminta partisipasi Rp 200.000, kita mencetak 180 banner untuk SD dan SMP sekitar 40 an, iya itu atas instruksi pak Komar Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan,” kata Wiwik mengungkapkan. (@red).