Mei 30, 2024

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Kecamatan Torjun Terkesan tidak Becus Melakukan Pemilihan Anggota BPD 

2 min read

SAMPANG | Kabarmetronews.com – Puluhan warga Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, melakukan aksi demonstrasi di Kantor Kecamatan Torjun. Hal tersebut diduga lantaran ada kongkalikong dalam pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pangongsean, Senin (6/3/2023).

Para demonstran menuntut pemilihan BPD Desa Pangongsean untuk diulang, karena di ajang pesta demokrasi, diduga tidak transparan panitia pemilihan BPD desa setempat.

Adi Yunus salah seorang calon anggota BPD Pangongsean menilai pemilihan anggota BPD sarat dengan kepentingan pribadi.

“Saya kecewa dengan penyelenggaraan pemilihan tersebut. Bahkan saya tidak mengetahui adanya pemilihan anggota BPD, dalam artian panitia BPD Desa Pangongsean ada kongkalikong,” katanya.

Adi Yunus menambahkan, banyak kejanggalan dalam pemilihan BPD. Salah satu menurutnya adalah dirinya tidak diberitahu terkait adanya pemilihan Badan Permusyawaratn Desa (BPD).

“Saya membaca dalam undangan tersebut tidak dapat diwakilkan. Maksud saya, ya supaya transparanlah tidak seselumputan seperti ini,” tegasnya dengan nada kecewa.

Hal senada juga diungkapkan oleh Syaiful tokoh peduli desa. Dia mengatakan pemilihan anggota BPD di Desa Pangongsean harus diulang kembali dengan transparan dan sesuai dengan aturan.

“Harapan saya, mudah-mudahan pemilihan anggota BPD lebih baik dibentuk ulang. Pemilihan ulang lagi, karena banyaknya kejanggalan didalam proses pembentukan BPD di Desa Pangongsean, kami merasa tidak transparan dan terkesan tertutup, dan warga yang lain pun meminta ketegasan kepada Camat Torjun agar tahapan pemilihan calon BPD diulang kembali,” pintanya.

Sementara itu, Camat Torjun Musaffak melalui Sekretaris Camat Torjun Hairil mengatakan saat ada masyarakat menggelar aksi dirinya menanggapi keluhan yang terjadi terhadap pemilihan BPD didesa Pangongsean.

“Betul hari ini ada audensi dari warga Pangongsean terkait pemilihan anggota BPD yang diduga tidak transparan,” tuturnya.

Disinggung adanya ketidak transparan pemilihan anggota BPD dirinya menjelaskan, bahwa secara administrasi pihaknya sudah mengikuti aturan, jika memang ada kejanggalan dirinya meminta bukti dimana letak kecurangannya.

“Secara administrasi kami sudah mengikuti aturan,” pungkasnya.

Penulis : Ikhsan Ali

Editor   : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!