Mei 30, 2024

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Undang Pengusaha Asing dan Lokal, Bupati Tawarkan Peluang Investasi di Sampang

2 min read

 SURABAYA | Kabarmetronews.com – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menjamin kemudahan berinvestasi bagi para investor saat membuka kegiatan “Sampang Business Forum (BSF) 2022” di Hotel Dafam Signature, Surabaya, Kamis (3/11/2022).

Kegiatan yang digelar DPMPTSP Naker Sampang tersebut merupakan forum mempertemukan para pelaku usaha dan investor baik asing maupun lokal untuk memantik berinvestasi di Kabupaten Sampang.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Ketua DPRD Sampang Fadol, Ketua Komisi dan Anggota DPRD Sampang, Konsulat Kehormatan Filipina dan Belanda di Surabaya, Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang M Fadeli, Kepala DPMPTSP Jawa Timur, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sampang.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi. mengapresiasi digelarnya forum tersebut, hal ini menunjukkan keseriusan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berdampak besar terhadap kemajuan daerah.

Menurutnya, mendatangkan investor untuk berinvestasi di sebuah wilayah itu membutuhkan proses sehingga perlu kerja keras serta dukungan dari berbagai pihak.

Acara tersebut menjadi momentum mempertemukan pelaku bisnis lokal dan eksternal mulai dari BUMN, BUMD, PMA (Penanaman Modal Asing), PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) agar bisa mengenal potensi unggulan dan peluang yang siap ditawarkan kepada mereka.

Iklim investasi yang sehat menurutnya tidak bisa terwujud secara alamiah, akan tetapi harus didorong oleh berbagai pihak secara kolaboratif dan dipengaruhi oleh kebijakan yang inovatif dan akomodatif terhadap pelaku bisnis serta kondusivitas kehidupan sosial masyarakat.

“Kita harus serius mengembangkan iklim investasi dengan mengupayakan berbagai saluran yang ada agar pelaku bisnis berminat menanamkan modal dan berbisnis di Kabupaten Sampang,” ujarnya.

SBF 2022 digelar juga sebagai upaya menguatkan nilai tawar Sampang sebagai sebagai destinasi investasi yang potensial dalam berbagai sektor khususnya bidang pertanian, perkebunan, perikanan dan pariwisata.

“Empat sektor tersebut merupakan sejumlah aspek yang menjadi unggulan dalam mengakselerasi ekonomi daerah,” ujarnya.

Melalui forum SBF 2022, potensi investasi di Kabupaten Sampang diharapkan bisa tereksposnya sehingga para investor dapat membulatkan tekad dan niatnya untuk berinvestasi di Kota Bahari.

Pasca Pandemi Covid-19, Pemkab Sampang merancang arah kebijakan pembangunan pada tiga aspek diantaranya Pemulihan Ekonomi, Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM serta penguatan infrastruktur.

“Tentunya kami memerlukan dukungan investasi agar tiga aspek tersebut tercapai utamanya pemulihan ekonomi, bahkan kami mengupayakan peningkatan indikator pendukung seperti kualitas layanan infrastruktur dengan target di angka 7,73,” ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang memantik datangnya investor salah satunya kemudahan perijinan dan keamanan bagi para pelaku investasi.

“Kami berani menjamin keamanan di Sampang, dan kemudahan perijinan bagi para investor yang akan masuk berinvestasi,” tambahnya.

Di akhir, pihaknya optimis target pertumbuhan ekonomi di tahun 2023 akan mengalami pertumbuhan 3-5 persen sehingga ke depan Pemerintah Kabupaten Sampang akan terus berbenah dengan mewajibkan OPD menciptakan minimal lima inovasi dalam upaya mendukung sehatnya iklim investasi dan menghapus stigma negatif dari birokrasi yang menghambat investasi. (@red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!