Mei 30, 2024

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Selain Kunker, Kapolres Bangkalan Sosialisasi Panic Botton

2 min read

Bangkalan | Kabarmetronews.com – Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono, S.H, S.I.K, M.H, melaksanakan kunjungan kerja ke Polsek Modung. Dalam kegiatan tersebut, turut mendampingi Wakapolres Bangkalan Kompol Mukhamad Lutfi, S.H, M.H, seluruh pejabat utama (PJU) Polres Bangkalan dan pengurus Bhayangkari Cabang Bangkalan, Selasa (27/09/2022) pukul 11.00 WIB.

Turut hadir dalam kegiatan kunker Kapolres Bangkalan, Kapolsek Modung AKP Arif Djunaedi, S.H, Danramil Modung Kapt. Inf. Moh. Nurhamzah, Camat Modung beserta staff, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Modung, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda.

Pada kunjungannya Kapolres Bangkalan menyampaikan bahwa tujuan dari kunjungan kerja ini merupakan pengecekan kesiapsiagaan personil dan sarana prasarana Polsek Jajaran.

“Ucapan terimakasih kami ucapkan kepada personil Polsek jajaran yang selalu siap siaga dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayahnya. Kepada seluruh personil agar di atensi perintah dan arahan pimpinan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujar AKBP Wiwit.

Lebih lanjut Wiwit sapaan karibnya mengatakan, setiap personil harus selalu responsif setiap ada pengaduan dari masyarakat, serta hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.

“Pihak Polsek harus bisa bersinergi dengan Muspicam (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) baik Kecamatan, TNI maupun seluruh Kepala Desa serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pemuda setempat. Apalagi sebentar lagi mau Pilkades, saya berharap semua elemen bisa menjaga kondusifitas dan harus lapang dada bagi yang kalah dalam Pilkades,” kata Wiwit tegas.

Kapolres Bangkalan Wiwit Ari Wibisono juga menyampaikan langsung didepan hadapan awak media bahwa pihaknya akan merencanakan aplikasi tombol panik, Untuk mengantisipasi aksi Curas ataupun Curat yang ada di dalam pertokoan juga dalam Rumah.

“Minimal harus ada komputer atau handphone agar memasang aplikasi tersebut (Panik Botton) supaya bisa terkoneksi langsung ke Polres Bangkalan, kalau memang terjadi sesuatu cukup tekan satu tombol maka akan berbunyi sirine di Polres memberitahu bahwa terjadi perampokan atau pencurian,” jelasnya.

Lebih lanjut mantan Kapolres Pacitan menuturkan, sehingga tahu di mana posisi dan lokasinya serta memudahkan petugas meluncur ke TKP (tempat kejadian perkara) dan Polres akan menghubungi petugas Polsek terdekat.

“Nanti anggota kepolisian akan memberi pengarahan atau edukasi kepada masyarakat juga sosialisasi serta cara mengunakan panik button tersebut, Kapolsek sendiri yang tahu akan memilih di mana lokasi rawan kejahatan, misalnya di suatu rumah atau perwakilan RT bisa di tunjuk mengunakan aplikasi panik button, misalnya apabila terjadi pencurian di lingkungan tersebut maka masyarakat bisa memberitahu ke petugas dimana perampok atau pencuri berada,” lanjut Wiwit menerangkan.

“Semoga masyarakat berkenan dengan adanya aplikasi ini juga berpartisipasi bisa menyampaikan kepada kepolisian terdekat, juga sangat penting menggunakan aplikasi ini, supaya Bangkalan aman dan kondusif, bebas dari tindak kriminal seperti pencurian, perampokan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!