Januari 19, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

SMAN 1 Blega Implementasikan P5 Dengan Tema Kearifan Lokal dan Kewirausahaan

BANGKALAN | Kabarmetronews.com – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Blega, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan menggelar karya siswa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5 yang diikuti oleh siswa X dan XI.

 

Kegiatan P5 kali ini mengambil tema “kearifan lokal dan kewirausahaan” yang berlokasi di halaman sekolah SMAN 1 Blega. Tema kearifan lokal ini diambil guna menanamkan pada diri siswa akan cinta budaya daerah.

 

Seiring dengan perkembangan zaman tidak dapat dipungkiri bahwa generasi sekarang sudah tidak tertarik untuk mempelajari budaya daerah. Sehingga dengan adanya P5 yang menggambil tema kearifan lokal ini dapat memperkenalkan kembali kearifan lokal di sekitar siswa.

 

“Sesuai dengan temanya Kearifan Lokal dan Kewirausahaan, jadi tujuannya diadakan gelar karya setelah teorinya P5 yang kelas X, jadi anak-anak bisa mengekspresikan keahliannya atau potensinya di bidang kewirausahaan itukan berkaitan dengan kearifan lokal SMAN 1 Blega tampilkan banyak di boga kalau tahun lalu banyak di tekstil seperti tas,” tutur Nur Fatihah, S.Pd M.Pd Kepala Sekolah SMAN 1 Blega, Jum’at (06/10/2023) siang.

 

Dikatakan Kepala Sekolah SMAN 1 Blega, untuk tahun ini yang ditampilkan hanya makanan, lokal bisa dimodifikasi dengan gaya yang modern sehingga tampilannya bagus untuk menarik di mata masyarakat dan rasanya makin enak.

 

“Kami mendatangkan wali murid dan masyarakat dari luar berkunjung disini untuk beli-beli makanan dari hasil karya anak-anak. Alhamdulillah, yang dipamerkan anak-anak laku semuanya karena murah harganya dari 3000 sampai 5000 dan 10000, jadi istilahnya anak-anak menjadi pribadi yang inovatif, kreatif dan mandiri,” jelas Fatihah pada media ini.

 

Fatihah juga menuturkan bahwa hasil karya dari anak didiknya akan disalurkan/dititipkan di koperasi sekolah dan kantin sekolah baik itu makanan, minuman maupun souvernir.

 

Tujuan dari P5 tersebut, agar para anak didik bisa mengenal budayanya sendiri dan potensi yang berada disekitarnya. Ia juga berharap dengan adanya P5 itu anak didiknya bisa mengembangkan potensi, kreatifitas dan inovasinya. Sehingga, setelah lulus para siswa mempunyai bekal dan kemampuan.

 

“Selain boga-boga gitu anak-anak mempunyai pelajaran di P5 dibekali ilmu dimana mereka bisa bersaing. Kami sudah MOU dengan pengusaha lokal yakni pengusaha kue yang berada di Kecamatan Blega,” pungkasnya. (@red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!