SMKN 2 Bangkalan Gelar Wisuda Angkatan XXI dan Luluskan 327 Siswa
BANGKALAN | Kabarmetronews.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Bangkalan menggelar acara wisuda pelepasan siswa-siswi kelas XII yang dihadiri sebanyak peserta didik tahun ajaran 2022–2023 angkatan XXI di Gedung Serba Guna Rato Ebuh, Jalan Jend. A. Yani No. 1, Kasorjan, Kelurahan Demangan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Jum’at (19/05/2023) pukul 08.00 WIB.
Pasalnya, para siswa-siswi nantinya akan kembali ke orang tuanya dan masyarakat sebagai sosok pribadi yang lebih dewasa dalam berpikir dan bertindak dalam menentukan masa depannya, untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan di perguruan tinggi maupun berwira usaha atau wira swasta bekerja serta berkarya.
Diketahui, SMK Negeri 2 Bangkalan menjadi sekolah pertama di Bangkalan yang menyandang status Sekolah Pusat Keunggulan (SMK PK), sehingga membuat Kepala Sekolah dan para guru berkomitmen memberikan pendidikan yang berkualitas bekerjasama dengan dunia industri.
“Alhamdulillah, tahun pelajaran 2022-2023 seluruh siswa kelas XII yang berjumlah 327 siswa dari dari 9 kompetensi keahlian yakni TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan), RPL (Rekayasa Perangkat Lunak), TPM (Teknik Pemesinan), TBSM (Teknik Bisnis Sepeda Motor), TAV (Teknik Audio Video), KI (Kimia Idustri), TE (Teknik Elektronika), TL (Teknik Pengelasan), dan TKR (Teknik Kendaraan Ringan) seluruh dinyatakan lulus 100 persen,” ungkap Kepala Sekolah SMKN 2 Bangkalan Nur Hazizah, S.Pd, M.Pd.
Lebih lanjut Azizah berpesan kepada siswa-siswi yang lulus untuk bisa menerapkan kompetensinya di dunia industri maupun berwirausaha sendiri. Ia juga mengatakan untuk selalu menjaga nama baik SMKN 2, sehingga tidak hanya dikenal di Kabupaten Bangkalan saja tapi juga dikenal di seluruh Jawa Timur.

Kemudian, Azizah menuturkan bahwa SMKN 2 tersebut merupakan sekolah pusat kejuruan yang pertama di Bangkalan, dirinya bersama para guru berkomitmen harus bisa membawa siswa-siswinya bekerja di dunia industri.
“Kami sudah menyiapkan suasana industri di sekolah baik keterampilannya atau soft skillnya sudah dipraktekkan kesehariannya di sekolah dan kami sudah menciptakan industri-industri kecil di sekolah salah satunya industri bengkel,” jelas Azizah pada media ini.
Selain itu Kepala Sekolah juga berharap kedepannya, siswa-siswinya lebih baik dan bisa menerapkan keahlian serta kompetensinya di dunia kerja dan bisa diterima/mengabdi pada masyarakat dengan sebaik-baiknya.
“Kami sudah melakukan MOU dengan beberapa perusahaan seperti Kimia Faktur, AHAS dan Axio sedangkan untuk universitasnya yakni UTM, ITS, UNIBA dan PGRI,” tutup Azizah. (@red)
