Juni 10, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Penyaluran Beras Bulog di Desa Banyukapah Diduga Ada Manipulasi Data

Sampang | Kabarmetronews.com – Penyaluran bantuan pangan berupa beras Bulog kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Banyukapah, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa (2/9), 100 KPM Banyukapah tidak kebagian beras Bulog diduga ada manipulasi data tidak menjangkau seluruh penerima yang telah terdata.

Sejumlah warga mengaku tidak memperoleh bantuan sebagaimana periode sebelumnya, laporan menyebutkan sekitar 100 KPM yang namanya tercantum dalam daftar penerima tidak mendapatkan jatah beras.

“Biasanya kami dapat bagian, tapi sekarang tidak,” kata seorang warga berinisial M, Selasa, (03/09/2025).

Situasi ini berpotensi melanggar ketentuan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penyaluran Bantuan Pangan.

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa bantuan pangan harus tersalurkan secara tepat sasaran sesuai daftar KPM yang ditetapkan pemerintah pusat, dan pemerintah daerah bersama penyalur memiliki kewajiban memastikan distribusi berjalan tanpa hambatan.

Pihak pemerintah desa dan kecamatan diminta segera memberikan penjelasan terkait dugaan perubahan atau penghapusan data penerima. PT Pos Indonesia sebagai penyalur resmi juga diminta membuka data untuk menjawab dugaan adanya penerima ganda maupun pemangkasan.

Bantuan pangan berupa beras Bulog merupakan program pemerintah pusat untuk menjaga ketahanan pangan rumah tangga berpenghasilan rendah di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berupaya menghubungi Pemerintah Desa Banyukapah, Pemerintah Kecamatan Kedungdung, Bulog, dan PT Pos Indonesia untuk memperoleh keterangan resmi. (SJ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *