April 7, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Sekda Tertidur di Rapat Paripurna, Marwah Pemerintahan Bangkalan Dipertaruhkan

Bangkalan | Kabarmetronews.com – Momen memalukan terekam dalam rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Bangkalan, Senin (6/4/2026).

Agenda rapat tersebut adalah jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat Ismed Efendi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangkalan, tertidur pulas di kursinya. Tak hanya sekda, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga terlihat asyik bermain ponsel masing-masing, mengabaikan jalannya rapat penting tersebut.

Sholehuddin, warga Kecamatan Tragah sekaligus Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Cinta Tragah (HIMACITRA) periode 2021, menyatakan kekecewaannya atas sikap para pejabat tersebut.

“Enak benar menjadi pejabat, duduk di ruang ber-AC dengan kursi empuk dan gaji besar, tapi saat rapat krusial, justru tertidur atau sibuk dengan ponsel. Ini mencederai marwah persidangan dan gagal menjadi teladan,” tegas Sholehuddin.

Ia menambahkan, sebagai pucuk birokrasi, para pejabat seharusnya siap dalam situasi apapun. “Ini bukan sekadar formalitas, tapi urusan kemaslahatan dan keberlangsungan roda pemerintahan Kabupaten Bangkalan,” imbuhnya.

Sholehuddin juga mendesak Bupati Bangkalan untuk mengambil tindakan tegas. “Sekda dan pimpinan OPD memegang posisi strategis. Ketidakseriusan seperti ini menunjukkan ketidakmampuan menjalankan amanah. Sanksi harus diberikan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Tak hanya itu, Sholehuddin menyoroti kritik anggota DPRD Bangkalan terhadap LKPJ 2025 yang terkesan seragam dan kurang substantif. “Kritik yang hampir sama dan terkesan disusun massal menimbulkan kesan bahwa anggota dewan kehilangan kemampuan bernarasi dengan elegan. Padahal mereka bagian dari partai pengusung, sehingga penampilan kritis mereka menjadi ironis,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan masih belum ada tanggapannya resmi dari pihak Pemkab Bangkalan. (Arif).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *