Aset Pemda di Kelurahan Tonjung Tak Masuk PAD, DPC FAAM Bangkalan Ancam Lapor ke APH
Bangkalan | Kabarmetronews.com – Dugaan transaksi sewa-menyewa aset milik Pemerintah Daerah (Pemda) Bangkalan di Kelurahan Tonjung, Kecamatan Burneh tanpa ada setoran.
Kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), terungkap dari pernyataan Camat Burneh, Erwin Yoesoef saat dikonfirmasi oleh media pada hari Selasa (24/2/2026).
Dengan adanya fenomena kebocoran PAD tersebut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) Bangkalan, Tomin akan melaporkan Lurah Burneh ke Aparat Penegak Hukum karena diduga tidak transparan.
“Kami akan bawa persoalan ini ke ranah hukum. Semua harus diperiksa, mulai dari mekanisme sewa, alur pembayaran, hingga potensi kerugian daerah. Jangan ada yang kebal hukum. Siapapun yang terlibat harus bertanggung jawab,” katanya, Rabu (25/2/2026).
Ia menilai pernyataan camat bukan sekadar klarifikasi administratif, melainkan sinyal kuat adanya dugaan penyalahgunaan wewenang yang berpotensi merugikan keuangan negara.
“Statemen camat sudah sangat jelas. Jika benar aset Pemda disewakan bertahun-tahun tanpa masuk ke PAD, maka ini bukan lagi persoalan teknis, ini indikasi serius dugaan penyalahgunaan jabatan dan potensi kerugian negara,” tegas Tomi. Rabu (25/2/2026).
Tomin menyebut, praktik penyewaan aset tanpa mekanisme resmi dan tanpa transparansi setoran merupakan pelanggaran serius terhadap tata kelola pemerintahan. Lebih jauh, kondisi tersebut membuka dugaan adanya aliran dana yang tidak tercatat dalam sistem keuangan daerah.
“Kalau uang sewa tidak masuk kas daerah, lalu ke mana? Ini yang harus dibuka terang-benderang. Jangan sampai aset negara dikelola seolah-olah milik pribadi. PAD itu hak masyarakat Bangkalan,” ujarnya tajam.
Kasus ini dipastikan akan menjadi ujian serius bagi komitmen transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset daerah di Kabupaten Bangkalan.
Publik kini menunggu, apakah dugaan kebocoran PAD ini benar adanya atau sekadar polemik yang berujung tanpa kepastian hukum. (Arif).