Februari 13, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Puskesmas Tanah Merah Gelar Pemeriksaan Kanker Serviks Gratis

Bangkalan | Kabarmetronews.com – Pada hari Jum’at (13/2/2026), Puskesmas Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan menggelar kegiatan program Pemeriksaan Kanker Serviks Gratis bagi masyarakat.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan deteksi dini kanker serviks, yang merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum diderita oleh wanita di Indonesia.

Pemeriksaan kanker serviks gratis ini akan dilakukan oleh tim medis Puskesmas Tanah Merah yang berpengalaman dan terlatih.

Pemeriksaan kanker serviks gratis ini terbuka bagi semua wanita yang berusia 30-50 tahun dan tidak memiliki gejala kanker serviks.

Kepala Puskesmas Tanah Merah, Ida Bagus Hanafi, S.Kep., Ns. menuturkan bahwa kegiatan HPV DNA dan Iva Test merupakan kegiatan Puskesmas Tanah Merah dalam rangka deteksi dini dan pencegahan kanker leher rahim bagi wanita usia subur dan menopause.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk upaya preventif agar masyarakat terutama kaum hawa khususnya warga Kecamatan Tanah Merah bisa terbebas, serta sebagai langkah awal pencegahan terjadinya kanker leher rahim yang merupakan salah satu penyumbang kematian terbesar kedua di Indonesia,” kata Hanafi sapaan karib Kapus Tanah Merah.

Ia juga menjelaskan, kegiatan rutin Puskesmas Tanah Merah bekerja sama demgan lintas program dan lintas sektor serta pihak terkait seperti kader kesehatan, korwil Kecamatan Tanah Merah, perangkat desa dan Tokoh agama di Kecamatan Tanah Merah.

“Screening HPV Dna sebagai salah satu bentuk aplikasi kegiatan Puskesmas bagi masyarakat khusus wilker Tanah Merah yang termasuk dalam program CKG (Cek Kesehatan Gratis) yg diwajibkan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Tidak lupa juga, Hanafi mengajak masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri. Menurut dirinya, karena kesehatan adalah hak kita semua. Kami tunggu kehadiran Anda!” ajak Hanafi.

“Yang pertama yuk para wanita yang usia 30 sampai 65 tahun ikut pemeriksaan HPV setiap 5 tahun sekali untuk pencegahan dini dan deteksi kanker serviks,” pungkasnya. (Arif).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *