Februari 27, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

STAIDA Bangkalan Buka PMB 2026–2027, Tawarkan Kuliah Terjangkau, 6 Jalur Beasiswa, dan Kelas Adaptif

Bangkalan | Kabarmetronews.com – Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam (STAIDA) Bangkalan resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026–2027.

Dalam penerimaan tahun ini, STAIDA menawarkan sejumlah program unggulan, mulai dari biaya kuliah yang terjangkau, bebas uang gedung, enam jalur beasiswa, hingga pilihan sistem perkuliahan reguler dan kelas adaptif dengan perkuliahan secara fleksibel.

PMB STAIDA terbuka bagi lulusan MA, SMA, SMK, atau sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi Islam dengan lingkungan akademik religius dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja.

Proses pendaftaran dibuka dalam tiga gelombang yang dimulai sejak 1 Desember 2025 hingga 30 Juli 2026.

Pada tahun akademik ini, STAIDA menyediakan enam program studi, yakni Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), Ilmu Hadis (IH), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Tata Negara (HTN), serta Hukum Keluarga Islam (HKI).

Program studi tersebut dirancang untuk mempersiapkan lulusan yang mampu berkiprah sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama, pendidik, peneliti, praktisi pendidikan, penyuluh agama, hingga tenaga profesional di bidang keislaman dan hukum.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan STAIDA adalah biaya kuliah yang relatif terjangkau, yakni mulai Rp109.000 hingga Rp167.000 per bulan, tergantung program studi dan jenis kelas yang dipilih.

Sistem pembayaran juga dapat dilakukan secara cicilan bulanan. Selain itu, seluruh mahasiswa dibebaskan dari biaya uang gedung selama masa perkuliahan.

Dalam upaya memperluas akses pendidikan tinggi, STAIDA menyediakan tujuh jalur beasiswa. Program tersebut meliputi beasiswa khusus Program Studi IQT dan Ilmu Hadis, program kaderisasi Ilmu Hadis, beasiswa Tahfiz Al-Qur’an, Tahfiz Hadis, beasiswa prestasi akademik, beasiswa bagi mahasiswa prasejahtera, serta Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang terbuka untuk seluruh program studi.

STAIDA juga menghadirkan dua pilihan sistem pembelajaran, yaitu kelas reguler yang dilaksanakan secara tatap muka dan kelas adaptif.

Kelas adaptif dirancang untuk memfasilitasi mahasiswa yang memiliki keterbatasan jarak, waktu, atau kesibukan pekerjaan, namun tetap ingin melanjutkan pendidikan tinggi yang berkualitas.

Ketua PMB STAIDA Tahun Akademik 2026–2027, Fatichatus Sa’diyah, menyampaikan bahwa pengembangan program studi serta pembukaan kelas adaptif merupakan langkah strategis kampus dalam merespons dinamika kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

“Penambahan program studi dan hadirnya kelas adaptif merupakan upaya STAIDA untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. Kami ingin memberikan akses pendidikan tinggi Islam yang lebih luas, fleksibel, dan tetap berkualitas bagi semua kalangan,” ujarnya.

Selain didukung sistem pembelajaran yang fleksibel, STAIDA juga memiliki fasilitas kampus yang memadai, di antaranya gedung perkuliahan representatif, auditorium, perpustakaan, musala putra dan putri, kantin, serta akses Wi-Fi gratis.

Eksistensi STAIDA sebagai perguruan tinggi Islam yang berkembang juga diperkuat dengan berbagai prestasi mahasiswa sepanjang tahun 2025, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional, khususnya dalam bidang hafalan hadis, publikasi jurnal ilmiah, dan forum konferensi akademik.

“Di sini, kami didorong untuk aktif berdiskusi dan berkarya. Dosen sangat terbuka, tidak hanya mengajar di kelas tetapi juga membimbing kami dalam proyek-proyek nyata, utamanya berkaitan dengan publikasi ilmiah,” ujar Ahmad Fawait, mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis yang pernah menjadi presenter di konferensi internasional.

Melalui visi menjadi perguruan tinggi unggul dalam ilmu keislaman yang inklusif, transformatif, dan profetik pada tahun 2041, STAIDA Bangkalan mengajak generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi yang berorientasi pada penguatan keilmuan, akhlak, serta kontribusi nyata bagi masyarakat, umat, dan bangsa. (Arif).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *