Ketua LKPK Soroti Pengawasan MBG SHAVINA SHAVIRA di SDN Batuporo Timur 1 Penerima Fiktif
Sampang | Kabarmetronews.com – Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK), H. Suja’i, menyoroti penggunaan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) Shavini Shavira di SDN Batuporo 1, Kabupaten Sampang, yang dinilai berpotensi terbuang sia-sia.
Sorotan tersebut disampaikan menyusul adanya dugaan ketidaksesuaian data jumlah siswa penerima dengan realisasi distribusi MBG di sekolah tersebut.
Menurut H. Suja’i, distribusi MBG yang disalurkan melalui SPPG di SDN Batuporo 1 patut dipertanyakan efektivitas dan ketepatan sasarannya.
Ia menilai terdapat indikasi data siswa yang tidak valid, sehingga pengiriman MBG berpotensi tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Jika benar jumlah siswa tidak sesuai dengan data yang digunakan dalam penyaluran MBG, maka ini perlu diklarifikasi secara terbuka agar anggaran negara tidak terbuang sia-sia,” ujar Suja’i, seraya menegaskan bahwa pernyataannya merupakan bentuk pengawasan publik.
Ia juga mempertanyakan peran satuan tugas (satgas) yang bertugas mengawasi penyaluran dan penerima MBG. Menurutnya, pengawasan harus memastikan bantuan benar-benar diterima oleh siswa yang berhak, bukan sekadar berdasarkan data administratif yang belum diverifikasi.
Sorotan ini muncul sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial terhadap program pemerintah, khususnya di sektor pendidikan dan pemenuhan gizi siswa.
Suja’i meminta pihak terkait, baik sekolah maupun instansi pelaksana program MBG, untuk memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak SDN Batuporo 1 maupun instansi pelaksana program MBG belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan tersebut.
Publik berharap adanya evaluasi dan klarifikasi agar program MBG dapat berjalan tepat sasaran dan akuntabel. (@red).
