Pegiat Pendidikan Menyayangkan Tindakan Oknum Guru Bullying Siswanya
Foto: Thomas AG, S.Pd, M.Pdi
Bangkalan | Kabarmetronews.com – Pegiat pendidikan, Thomas menyayangkan tindakan seorang oknum guru pendidikan yang melontarkan kaa-kata tolol dan miskin terhadap anak didiknya.
“Saya sebagai penggiat pendidikan sangat menyayangkan atas kejadian itu (bullying), Kalau memang ada oknum guru yang membully siswanya,” ujar Thomas pada media ini, Selasa (20/1/2026).
Ia berharap ada tindakan untuk dilakukan pembinaan kepada oknum guru tersebut, dari pimpinan baik kepala sekolah maupun dinas pendidikan setempat.
“Saya berharap ada langkah-langkah pembinaan dari pimpinan diatasnya. Bahkan kalau mengacu kepada aturan yang ada, sangat berat sanksinya, mulai dari sanksi disiplin internal (teguran, penundaan hak, atau pemberhentian sementara),” ungkapnya.
Lebih lanjut Thomas menjelaskan bahwa merujuk dari UU (Undang-undang) perlindungan padal 80 bisa berat sanksinya.
“Seharusnya guru itu sebagai pemberi teladan, mendidik dan sebagai pemberi informasi ke anak didiknya. Ini malah melenceng jauh dari profesi mulia dari seorang guru,” tegasnya.
Menurut dirinya, tindakan oknum guru bersangkutan bukan hanya mencoreng nama besar guru juga bisa menyerang psikologis siswa.
“Ini bisa mencoreng nama besar guru karena menurut saya pribadi, padahal sampai saat ini profesi guru sangat dipercaya oleh masyarakat, bahkan melebihi dari profesi kedokteran,” pungkas Thomas. (Arif).
