Oknum Guru SMP Negeri 2 Bangkalan Diduga Lakukan Bullying Pada Siswanya, Ini Tanggapan Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan
Bangkalan | Kabarmetronews.com – Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan Moh. Muslih memberikan tanggapan resmi terkait ucapan oknum guru SMP Negeri 2 Bangkalan yang melontarkan kata-kata tidak santun atau bullying kepada beberapa siswanya.
Dalam keterangannya, Moh. Muslih, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi internal, guru yang bersangkutan mengakui telah menyampaikan kalimat yang dimaksud bukan dalam konteks penghinaan, melainkan sebagai bentuk motivasi kepada siswa dan tidak ditujukan kepada individu tertentu.
“Berdasarkan pengakuan guru yang bersangkutan, pernyataan tersebut dimaksudkan sebagai motivasi agar siswa lebih giat belajar, bukan sebagai bentuk penghinaan kepada siswa secara personal,” jelasnya. Selasa (20/01/2026).
Meski demikian, Moh. Muslih menegaskan bahwa dunia pendidikan harus menjunjung tinggi prinsip lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Ia menekankan bahwa pendidikan tanpa kekerasan, baik secara fisik maupun psikis, merupakan keharusan mutlak yang tidak dapat ditawar.
“Penggunaan bahasa yang baik dan sopan dalam proses belajar mengajar adalah bagian dari upaya membentuk lingkungan pendidikan yang beradab dan berkarakter. Guru memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga ucapan dan sikapnya,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Kepala Dinas Pendidikan mengingatkan seluruh jajaran pendidik di bawah naungannya agar lebih berhati-hati dalam menggunakan narasi, baik di dalam kelas maupun diluar kelas dengan peserta didik.
“Dunia pendidikan adalah ruang untuk membentuk karakter, menimba ilmu, serta mengasah keterampilan demi masa depan anak-anak bangsa. Oleh karena itu, setiap bentuk komunikasi harus mencerminkan nilai-nilai pendidikan itu sendiri,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Kepala Dinas Pendidikan mengapresiasi adanya informasi dan masukan dari masyarakat serta media sebagai bagian dari kontrol publik demi perbaikan kualitas penyelenggaraan pendidikan ke depan.
“Kami berterima kasih atas informasi yang disampaikan. Ini menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan tugas pendidikan ke depan dapat berjalan lebih baik,” pungkasnya. (Arif).
