Januari 21, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Disperinaker Gandeng Organisasi Pemuda, Dorong Akselerasi Pelatihan Kerja hingga Tingkat Desa

Bangkalan | Kabarmetronews.com – UPAYA pemerataan peningkatan kompetensi tenaga kerja di Kabupaten Bangkalan kini memasuki tahap baru. Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Bangkalan melibatkan berbagai organisasi kepemudaan untuk mempercepat distribusi program pelatihan hingga ke pelosok desa.

Langkah ini menjadi strategi penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan keterampilan yang selama ini lebih banyak tersentral di kawasan kota.

Berbagai organisasi kepemudaan, seperti Bangkalan Berbagi, HMI, Kopri PMII, Muslimat NU, dan GP Ansor, menjadi mitra dalam memperkuat jejaring informasi, pendataan, serta mobilisasi peserta pelatihan di tingkat akar rumput.

Keterlibatan mereka dinilai mampu mempercepat jangkauan program karena memiliki basis komunitas yang kuat di desa-desa.

Kepala Disperinaker Bangkalan, Jimmy Tri Sukmana, menegaskan bahwa sinergi dengan kelompok pemuda ini adalah bentuk kolaborasi baru yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menilai, pemuda memiliki peran strategis dalam memastikan program pemerintah tidak berhenti pada level perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh kelompok sasaran.

“Pelatihan berbasis kompetensi harus menyentuh mereka yang membutuhkan, terutama masyarakat desa yang selama ini sulit mengakses informasi dan fasilitas pelatihan,” ujarnya saat memimpin forum konsultasi publik, Selasa, 18 November 2025.

Jimmy menekankan bahwa pelatihan yang disiapkan Disperinaker bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan nonteknis yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja dan potensi ekonomi lokal. Dengan demikian, peserta tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki peluang untuk membuka usaha mandiri.

Ia optimistis bahwa pola jemput bola melalui kolaborasi pemuda akan mempercepat penurunan angka pengangguran. Selain memperluas akses, pendekatan ini juga diharapkan mampu membangun budaya pelatihan berkelanjutan di desa-desa.

“Dengan kerja sama ini, peluang kerja akan lebih mudah diakses, dan lebih banyak masyarakat yang bisa mengikuti pelatihan tanpa harus jauh-jauh ke kota,” tegas Jimmy.

Disperinaker Bangkalan menargetkan program pelatihan yang lebih inklusif, merata, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah daerah berharap inisiatif ini menjadi pintu bagi lahirnya tenaga kerja terampil dan pelaku usaha baru yang mampu menggerakkan ekonomi desa.

“Kami percaya, ketika akses keterampilan dibuka seluas-luasnya, maka kualitas hidup masyarakat Bangkalan akan ikut naik,” pungkasnya. (Arif).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!