Jalin Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Pemdes Kompol Gelar Pencak Silat
Bangkalan | Kabarmetronews.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Kompol, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan menggelar acara silaturahmi pencak silat untuk merayakan HUT RI ke-80, yang bertujuan memperkuat persaudaraan dan melestarikan budaya.
Kegiatan seperti ini menunjukkan komitmen pemerintah dan masyarakat untuk melestarikan budaya dan memperkuat jati diri bangsa.
Acara yang digelar di Dusun Penyantren, Desa Kompol tersebut dihadiri oleh puluhan perguruan pencak silat, termasuk Perguruan Alas Berkobar dan Sapu Jagat yang menjadi motor kegiatan, serta 27 perguruan pencak silat lainnya.
Tak hanya para pendekar dari berbagai perguruan, jajaran Polsek dan Koramil setempat juga turut hadir dalam rangka memberikan dukungan sekaligus memastikan jalannya acara berlangsung dengan aman dan kondusif.
Silaturahmi antar perguruan pencak silat ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Terlihat ribuan warga Desa Kompol dan sekitarnya memadati lokasi acara untuk menyaksikan berbagai atraksi kesenian khas pencak silat yang ditampilkan di atas panggung.

Selain menampilkan seni bela diri tradisional, acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan kembang api yang membuat suasana semakin semarak dan penuh keceriaan. Sorak sorai penonton pun menggema menyaksikan keindahan langit malam yang berwarna-warni.
Kapolsek Kecamatan Geger, IPTU Dika Eropin, S.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang silaturahmi ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga wadah untuk mempererat tali persaudaraan antar warga.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita dapat menjaga kerukunan antarperguruan sekaligus melestarikan kesenian tradisional. Ini penting untuk mendidik generasi muda agar mencintai dan mempertahankan warisan budaya bangsa,” ungkap IPTU Dika.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan positif seperti ini bisa menjadi contoh bagi desa lain dalam menyelenggarakan kegiatan yang sarat makna kebersamaan, budaya, dan nilai pendidikan bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Kompol, Marzuki, selaku tuan rumah acara menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya kegiatan ini. Menurutnya, tanpa kerja keras panitia, aparat keamanan, serta dukungan masyarakat, acara sebesar ini tidak akan berjalan lancar.
“Atas nama Pemerintah Desa Kompol, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kru yang sudah bertugas, para tamu undangan, serta warga yang ikut menjaga kelancaran dan keamanan acara hingga selesai,” ujar Marzuki.
lebih lanjut Ia berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, generasi muda semakin termotivasi untuk mencintai pencak silat, bukan hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai seni budaya yang memiliki nilai luhur bangsa Indonesia.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperingati HUT RI ke-80, di mana masyarakat tidak hanya sekadar merayakan dengan hiburan, tetapi juga menanamkan rasa nasionalisme melalui pelestarian budaya.
Warga yang hadir pun merasa sangat terhibur dengan adanya kegiatan ini. Banyak di antaranya yang mengaku bangga bisa menyaksikan langsung pertunjukan pencak silat dari berbagai perguruan yang tampil penuh semangat.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, acara silaturahmi antarperguruan pencak silat di Desa Kompol berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Peringatan HUT RI ke-80 pun semakin bermakna dengan hadirnya acara yang sarat nilai budaya ini.
Melalui kegiatan ini, Desa Kompol kembali menunjukkan bahwa pelestarian budaya lokal dapat berjalan seiring dengan semangat nasionalisme, sehingga tercipta harmoni antara tradisi, persaudaraan, dan kemajuan bangsa. (Arif).
