kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Bangkalan Jadi Daerah Pertama Pilot Project Digitalisasi Data Petani dan Lahan Pertanian

Bangkalan | Kabarmetronews.com – Kabupaten Bangkalan resmi menjadi daerah pertama di Indonesia yang dipilih sebagai lokasi uji coba program pendataan petani dan lahan pertanian berbasis digital. Kesepakatan kerja sama tersebut ditandatangani antara Pemerintah Kabupaten Bangkalan dengan PT Pupuk Indonesia di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (29/8).

Direktur Operasi PT Pupuk Indonesia, Dwi Satriyo Anurogo, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah awal menuju penerapan pertanian presisi melalui pemetaan geospasial. Dengan metode ini, seluruh data petani dan lahan akan terdokumentasi secara detail, mulai dari identitas pemilik, jenis komoditas, hingga kebutuhan dosis pupuk.

“Pilot project ini pertama kali dilakukan di Bangkalan dengan dukungan penuh dari Bapak Bupati. Kami akan melakukan pemetaan lahan secara akurat berbasis geospasial. Data yang dihasilkan akan menjadi acuan utama dalam perencanaan distribusi pupuk agar lebih tepat sasaran,” terang Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, jika proyek percontohan di Bangkalan berjalan sukses, program ini akan diperluas secara nasional sesuai arahan pemerintah pusat. Menurutnya, digitalisasi data pertanian akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi penyaluran pupuk.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, sistem pendataan digital bisa mengatasi persoalan klasik terkait pupuk subsidi, terutama masalah tumpang tindih data yang kerap merugikan petani.

“Dengan basis data yang lebih akurat, by name by address, penyaluran pupuk subsidi akan jauh lebih tepat sasaran. Ini juga sejalan dengan program Pemkab Bangkalan dalam meningkatkan produktivitas pertanian hingga tahun 2026,” ujarnya.

Lukman menegaskan, melalui program ini pihaknya berharap kesejahteraan petani di Bangkalan semakin meningkat beriringan dengan terwujudnya distribusi pupuk yang lebih adil dan merata.

Penulis : Aris

Editor  : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!