Januari 21, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Pemasangan Kabel WiFi MYREPUBLIC Jalan Kranggan Surabaya Disinyaliri tidak Miliki Izin

Surabaya | Kabarmetronews.com – Menjamurnya pemasangan kabel internet wifi diduga liar menambah semrawut di setiap tiang listrik PLN maupun Telkom.

Perusahaan provider internet masuk ke berbagai kampung untuk memperluas jangkauan, akibat nya, kabel-kabel internet tersebut kini banyak yang bergelantungan.

Padahal, tidak semua warga setuju dengan adanya kabel-kabel tersebut karena banyak yang tidak melalui izin warga terlebih dahulu.

Pemasangan kabel WiFi MYREPUBLIC yang diduga tidak memiliki izin dari Dinas Kominfo, PU dan kelurahan serta RT/RW itu terjadi di Jalan Raya Kranggan, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

pemasangan kabel wifi tersebut dilakukan pada malam hari disaat warga sekitar banyak yang tidur. Sehingga, terlepas dari pantauan baik masyarakat maupun pihak Aparat Penegak Hukum (APH).

Hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan dan keamanan warga, terutama jika kabel-kabel tersebut tidak terpasang dengan baik dan dapat menyebabkan kecelakaan.

Namun, saat mengetahui pekerjaannya disoroti oleh media, pemasangan kabel wifi berhenti dan para pekerja membubarkan diri.

Merujuk Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi “Pasal 21, Pasal 24 dan Pasal 25”, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo).

Permenkominfo No. 7 Tahun 2018, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mengatur mengenai analisis dampak lingkungan (AMDAL) jika pemasangan kabel optik memiliki potensi dampak yang signifikan terhadap lingkungan.

Salah satu bagian lapangan, Eko saat dikonfirmasi ditanyakan kelengkapan izin, mereka tidak memiliki atau tidak bisa menunjukkan surat-surat izin baik dari dinas terkait, kelurahan setempat dan RT/RW setempat.

Namun yang lebih anehnya lagi, bagian lapangan tersebut mencatut nama oknum wartawan yang biasa mengkondisikan.

“Ini memang buat menghidupkan wilayah Gundih mas, ini kabel powernya. Hubungi pak Iwan saja mas,” ujarnya dengan nada gemetar, Minggu (25/05/2025) pukul 01.25 WIB.

Tempat terpisah, vendor MYREPUBLIC Iwan saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban atau tanggapan baik melalui chat WhatsApp maupun di telepon.

Untuk perimbangan berita, media ini akan terus berkoordinasi dan melakukan konfirmasi dengan para pihak dinas yang membidangi, kecamatan, kelurahan dan RT/RW.

Penulis : Fredy

Editor   : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!