Januari 21, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Kabid SMP Tanggapi Pernyataan Kontroversi Kepala SMPN 1 Socah Terkait Jual Beli LKS

Foto: Heru Aliwardhana Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan,

Bangkalan | Kabarmetronews.com – Kontroversi menyelimuti dunia pendidikan di Bangkalan setelah Kepala SMPN 1 Socah mengeluarkan pernyataan mengenai praktik jual beli Lembar Kerja Siswa (LKS) di sekolah bahwa tidak hanya di SMPN 1 Socah saja.

Kabid SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Heru Aliwardhana memberikan tanggapan terkait berita yang mengundang perhatian publik tersebut.

Dalam pernyataannya, Heru mengatakan bahwa faktor adanya jual beli buku LKS di sekolah diantaranya ia menilai Kurikulum Merdeka Tidak Update lagi dengan kebutuhan siswa.

“Ini ada banyak faktor sebenarnya mas, diantaranya karena buku kurikulum merdeka ini sudah tidak update lagi dengan kebutuhan siswa, sehingga sekolah mencari alternatif lain untuk memperkaya literasi,” ucap Heru saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya, Jumat (10/01/2025).

Foto: Ilustrasi (istimewa).

Selain itu Heru menegaskan adanya larangan jual beli LKS di Sekolah, “Kalau secara aturan sudah jelas tidak boleh mas, sesuai undang-undang yang sampean tulis sebelumnya itu,tetapi kalau dibiarkan tidak boleh, anak-anak kewalahan,” ungkapnya.

Terkait pernyataan Kontroversi Kepala SMPN 1 Socah tentang adanya jual beli LKS tidak hanya di SMPN 1 Socah saja,Heru mengaku akan memberikan pembinaan terhadap Kepala SMPN 1 Socah.

“Dalam waktu dekat kami ada pertemuan dengan MKKS, nanti akan kami berikan pembinaan terhadap Kepala Sekolah SMPN 1 Socah karena Kepala Sekolahnya kan masih baru mas,” imbuhnya.

Kontroversi ini telah menarik perhatian masyarakat dan orang tua siswa, yang berharap adanya langkah konkret dari Dinas Pendidikan untuk memperbaiki keadaan. Dengan harapan, isu ini dapat menjadi momentum untuk melakukan perbaikan dalam sistem pendidikan di Bangkalan.

Penulis : Aris

Editor   : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!