Pj Bupati Bangkalan Berharap Tragedi Berdarah di Bumi Anyar yang Terakhir
Bangkalan | Kabarmetronews.com – Kejadian carok/perkelahian berdarah yang terjadi di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan meninggalkan luka mendalam dan penyesalan.
Hal tersebut selain dirasakan oleh keluarga serta sanak saudara korban, tetapi juga dirasakan oleh Pj Bupati Bangkalan Arief M Edie.
Menurut Arief sapaan karibnya bahwa dirinya sangat menyesal atas kejadian tersebut mengakibatkan 4 korban meninggal dunia.
Dikatakan oleh Arief, selain merugikan para pihak hingga bagi setiap yang meninggal penyelesaian persoalan dengan cara saling membunuh itu menurut Arief tidak dibenarkan apalagi peristiwa saling bunuh itu juga akan berdampak pada banyak sektor terutama dinilai akan menghambat laju perkembangan wilayah.
“Kejadian kemaren sore, bismillah semoga tidak terulang kembali di tempat lain, Aamiin YRA, Semoga Perkelahian dengan cara ini punah dari Bangkalan, Bismillah. Iya sedih, harapan saya kejadian ini yang terahir terjadi di Bangkalan, NKRI negara hukum, kalau ada masalah selesaikan secara hukum yang berlaku di NKRI,” katanya.
Ia berharap kejadian perkelahain berdarah itu adalah kejadian yang terakhir agara investor yang mau masuk ke Bangkalan tidak takut dan agar Madura harus lebih maju dari Surabaya.
“Kejadian semalam saya berharap yang TERAHIR. Agar semua bisa tenang nyaman dan tidak menakutkan bagi masyarakat yang akan berkunjung ke Bangkalan juga Madura. Investor akan lebih banyak masuk di Madura, pulau Madura harus lebih maju dari Surabaya. Bismillah Kita BISA. Mohon media juga bantu beri harapan untuk masyarakat,” kata Arief secara berulang menyampaikan rasa sesalnya atas tragedi yang telah merenggut nyawa yang terjadi di wilayah Kabupaten Bangkalan. (@red).
