Januari 20, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Dirgahayu RI ke-78, Kapolres Bangkalan: Generasi Milenial Harus Miliki Rasa Nasionalisme dan Cinta Tanah Air 

Foto: Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya

 

BANGKALAN | Kabarmetronews.com – Peristiwa bersejarah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 78 yang di selenggarakan setiap tanggal 17 Agustus mempunyai makna tersendiri bagi Kapolres Bangkalan Febri Isman Jaya.

 

Febri yang baru 4 bulan menjabat Kapolres Bangkalan menyatakan, bahwa rasa nasionalisme dan cinta tanah air harus ditanamkan sejak dini, terutama kepada generasi milenial dengan cara memperkenalkan para pahlawan yang telah gugur demi merebutkan kemerdekaan.

 

“Kita merasa prihatin apabila generasi muda lebih kenal selebritis dibandingkan para pahlawan nasional. Sehingga jiwa nasionalisme akan luntur jika tidak diperkenalkan kepada mereka bagaimana sejarah perjuangan dalam merebut kemerdekaan dengan mengorbankan darah para pejuang nasional tersebut,” kata Febri, Jum’at (18/8/2023).

 

Perwira dengan dua melati emas di pundak itu sebelumnya, menjabat sebagai Kabagops Polres Metro Jakarta Barat. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2003 sudah malang melintang dalam dunia intelejen, karena berulang kali menjabat sebagai Kasatintelkam di Polda Metro Jaya.

 

Pria kelahiran Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara 10 Februari 1981 itu karirnya di korps Bhayangkara tak perlu di ragukan lagi. Sejak lulus PTIK tahun 2011, ia langsung menjabat sebagai Kasatintelkam Polres Mataram tahun 2011. Kemudian karir di bidang intelkamnya pun kian melejit.

 

Dia pernah menjabat sebagai Ps. Kasatintelkam Polres Metro Jakarta Selatan 2019, Kasatintelkam Polres Metro Jakarta Selatan 2020, kemudian Kasatintelkam Polres Metro Bekasi 2021. Selanjutnya pindah jabatan menjadi Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara tahun 2022.

 

“Untuk mencegah gerakan radikalisme dan intoleran, sehingga dapat memecah belah persatuan, maka momentum peringatan hari kemerdekaan RI harus melibatkan generasi muda. Agar mereka juga ikut merasakan bahwa tidak mudah mengibarkan bendera merah putih, karena para pahlawan rela mengorbankan nyawanya,” katanya. (@red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!