Januari 21, 2026

kabarmetronews.com

Selalu Ada & Terpercaya

Kursi Antrian RSU Mohammad Zyn Sampang Diduga Diperjualbelikan

SAMPANG | Kabarmetronews.com – Kursi antrian didepan Poli bedah di Rumah Sakit Umum RSUD Dr Muhammad Zyn Sampang Jawa Timur disegel pemesan.

 

Hal tersebut menjadi dasar dugaan adanya praktek Pungutan Liar (Pungli) oleh oknum petugas dalam realisasi pembagian nomor sekaligus kursi antrian terhadap pasien yang hendak berobat serta kontrol di Rumah Sakit Umum Kabupaten Sampang tersebut.

 

Berdasarkan keterangan dari salah seorang pasien inisial (SY) kepada media ini menuturkan, saat dirinya hendak melakukan kontrol di salah satu ruang poli RSMZ Sampang ia mengaku mendapati suatu kejanggalan.

 

SY menjelaskan, untuk memperoleh nomor sekaligus kursi antrian, dirinya disarankan membayar Rp 50.000 oleh salah-seorang oknum yang mengaku petugas dari RSMZ Sampang.

 

“Waktu itu saya mau kontrol pak, saat saya mau meminta nomor antrian, eh rupanya nomor dan kursi antriannya sudah terpesan semua, terbukti kursi antriannya sudah ditempel KK pemesan, namun setelah itu ada seseorang yang mengaku petugas menawarkan jasa pada saya, jika ingin mendapat nomor dan kursi antrian saya disarankan agar membayar Rp 50ribu kepadanya, dan itu terbukti pak, saya jadi dapat nomor antrian berikut kursinya juga, malahan saya jadi dapat nomor antrian lebih awal,” terangnya, Senin (26/06/2023).

 

Menanggapi hal tersebut Humas RSUD Dr M. Zyn Sampang (Wiwin) saat dikonfirmasi lewat Via Whatsapp mengatakan, hal itu dampak dari peningkatan jumlah pasien rawat inap serta rawat jalan. maka kata dia, jumlah masyarakat pun terjadi peningkatan dalam pemanfaatan fasilitas di RSMZ Sampang. Lebih dari itu, Wiwin mengaku telah mengupayakan layanan antrian online.

 

“Begini pak, karena jumlah pasien rawat inap maupun rawat jalan meningkat, maka jumlah masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas di RSMZ Sampang juga mengalami peningkatan. Maka dari itu kami telah mengantisipasinya dengan membuka layanan antrian online, sehingga masyarakat akan mudah mendapat layanan dalam antrian,” tulisnya via Chatting whatsapp, Selasa (27/06/2023).

 

Disinggung perihal adanya segel kursi antrian di RSMZ Sampang. Ia menegaskan hal tersebut merupakan inisiatif dari pasien yang datang lebih awal guna mengantisipasi ketertiban antrian.

 

“Untuk segel kursi antrian, itu cara dari pasien yang datang lebih awal, untuk mengantisipasi hak antrian nya,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut dia menegaskan, jika terdapat temuan pihaknya menyarankan agar disampaikan melalui alur pengaduan yang sudah ada.

 

“Kalau memang ada temua maka silahkan melalui alur pengaduan yang sudah ada, supaya bisa ditindak lanjuti,” pungkasnya.

 

Penulis : Ikhsan Ali 

Editor   : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ayo ngopas ya!!!!