Proyek Pembangunan Pokmas Bersumber dari APBD Jatim 2022 di Desa Temoran Amburadul
SAMPANG | Kabarmetronews.com – Diduga dikerjakan Asal asalan, proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Pokmas Dana Hibah APBD Jawa Timur tahun 2022 di Dusun Tengah, Desa Temoran, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.
Rusak nya bangunan proyek yang direalisasikan melalui kelompok masyarakat itu, diduga disebabkan karena kualitas bahan yang digunakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), konsultan pengawas yang terkesan tutup mata membuat pelaksana proyek tersebut dikerjakan dengan asal jadi.
Hal itu dibenarkan oleh salah satu warga setempat yang namanya tidak dipublikasikan inisial H kepada media ia mengaku kecewa atas hal tersebut,
“Terus terang saya kecewa dengan hasil pekerjaan proyek itu, masak baru 6 bulan selesai sudah hancur, ” ungkapnya, Sabtu (05/05/2023).
Ia juga mengira bahwa ambruknya bangunan proyek TPT Pokmas di Desa Temoran itu, disebabkan karena faktor kualitas bahan yang tidak sesuai RAB serta faktor kelalaian dari pihak konsultan pengawas.
“Saya rasa ambruknya bangunan proyek itu karena faktor kualitas bahan yang digunakan tidak sesuai spek, serta faktor kelalaian dari Oknum Konsultan pengawas, saat pembangunan itu dikerjakan,” lanjutnya.
Selain itu ia juga menegaskan, pihaknya berharap agar pemerintah atau dinas terkait bertanggung jawab atas hal tersebut. Ia pun meminta agar pemerintah segera turun keloksi untuk memastikan kualitas dan asas manfaat dari hasil pekerjaan proyek itu.
“Saya selaku masyarakat berharap dan meminta kepada pemerintah khususnya Dinas terkait selaku pihak yang harus bertanggung jawab atas hal itu. agar segera turun dan melakukan kroscek langsung ke-lokasi, supaya tahu seperti apa kualitas bangunan dari pekerjaan proyek itu,” pungkasnya.
Secara terpisah kontraktor pelaksana yang diketahui menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) setempat H. Umar belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi dari media ini, Sabtu 06/05/2023 hingga berita ini dimuat.
Perlu di informasikan, diduga sebagai trik nakal dari pihak kontraktor untuk menghindari sorotan publik, dilokasi proyek tersebut tidak dilengkapi dengan identitas proyek atau prasasti.
Mirisnya Kades Temoran Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp tidak Merespon hanya diread (centang biru).
Penulis : Ikhsan Ali
Editor : Redaksi
